SPPG Sindanggalih Karangpawitan Resmi Beroperasi, Siap Layani 2.750 Penerima Manfaat Program MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 15 februari 2026 — Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Rafifa Putra Gunawan yang berlokasi di Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

 

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Adji Suprawan, yang mewakili Gubernur Jawa Barat, didampingi Kepala SPPG Sindanggalih H. Ega Gunawan, S.H., M.H., M.Si., Camat Karangpawitan Anas Aolia Malik, M.Si., serta jajaran Forkopimda.

 

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas mulai beroperasinya fasilitas pelayanan gizi tersebut.

Capaian Pembangunan SPPG di Jawa Barat

Dalam sambutannya, Adji Suprawan menyampaikan bahwa pembangunan SPPG di Jawa Barat menunjukkan capaian yang menggembirakan. Dari target 4.600 unit, realisasinya telah melampaui angka tersebut dan mendekati 4.700 unit.

 

Khusus di Kabupaten Garut, dari target 396 unit, realisasi telah mencapai 411 unit atau sekitar 111 persen. Meski demikian, ia menegaskan bahwa masih banyak sasaran penerima manfaat yang belum sepenuhnya terlayani.

 

“Anak-anak didik mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, madrasah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita masih belum seluruhnya terlayani. Dengan beroperasinya SPPG Sindanggalih ini, kami berharap dapat mengakselerasi percepatan pelayanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Senam Massal Se-Kabupaten Garut: Pemerintah dan Wahegar Ajak Warga Jadi Sehat dan Bahagia

 

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Garut yang telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten Garut.

 

“Langkah ini sangat positif untuk memastikan program berjalan optimal,” tambahnya.

 

Standar Higienitas dan Keamanan Pangan

Dalam kesempatan tersebut, Adji Suprawan turut meninjau fasilitas dapur SPPG Sindanggalih. Berdasarkan peninjauan awal, ia menilai standar kebersihan, sanitasi, dan ketersediaan air bersih telah memenuhi ketentuan. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) juga tengah dalam proses.

 

Namun, ia menegaskan bahwa yang terpenting bukan hanya dokumen administratif, melainkan konsistensi dalam menjaga standar operasional.

 

“Keamanan pangan harus diperhatikan sejak bahan mentah datang, bagaimana diolah sesuai kaidah, hingga makanan siap dikonsumsi. Makanan tidak boleh lebih dari empat jam sejak matang sampai dikonsumsi karena berpotensi muncul mikroorganisme,” tegasnya.

 

Target 2.750 Penerima Manfaat

Kepala SPPG Sindanggalih, H. Ega Gunawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melalui proses panjang sebelum resmi beroperasi. Yayasan Rafifa Putra Gunawan mendaftarkan diri sebagai mitra dan telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk keluarnya ID dapur.

 

“Alhamdulillah, seluruh proses administrasi sudah kami tempuh. Kami tinggal menunggu turunnya KASPPG dari BGN sebelum operasional berjalan penuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, KADIN Garut Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama untuk Dorong Kolaborasi Pengusaha Daerah

 

SPPG Sindanggalih ditargetkan melayani 2.750 penerima manfaat pada tahap awal, terdiri dari 2.000 siswa sekolah serta 750 penerima kategori B3 di sejumlah desa. Ibu hamil dan kelompok rentan lainnya juga termasuk dalam cakupan program.

 

Dari sisi ketenagakerjaan, sebanyak 47 tenaga kerja dilibatkan sesuai juklak dan juknis yang berlaku. Sebanyak 15 orang merupakan warga lokal Kampung Nagrog RW 02 dan RW 12, sementara sisanya berasal dari luar wilayah dengan tetap mengedepankan standar kompetensi.

 

Untuk memastikan operasional berjalan optimal, pihak yayasan membentuk tim pengawasan internal.

 

“Walaupun sudah ada Kepala SPPG, yayasan tetap melakukan pemantauan. Karena pada akhirnya yayasan yang bertanggung jawab kepada negara, khususnya kepada BGN,” tegas Ega.

 

Ia berharap kehadiran SPPG Sindanggalih dapat menjadi program berkelanjutan yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan seluruh stakeholder di Kecamatan Karangpawitan.

 

Dengan mulai beroperasinya SPPG Sindanggalih Karangpawitan, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok rentan semakin luas dan berkualitas, sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Garut. (Hilman)

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru