Haji Hendi Kritik Keras Pemanfaatan Lapang Paris, Desak Pemerintah Kembalikan Fungsi Ruang Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 18 Maret 2026 – Ketua Umum Paguyuban Asgar Nusantara Ngahiji, Haji Hendi, SH, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan pemanfaatan Lapang Paris (Teras Cimanuk) di Kabupaten Garut yang dijadikan lokasi pembangunan hotel berbentuk kontainer oleh pihak ketiga.

 

Ia menilai, keputusan tersebut tidak sensitif terhadap kondisi lingkungan, mengingat kawasan itu dikenal sebagai daerah rawan banjir.

 

“Ini keputusan yang tidak berpihak pada keselamatan masyarakat. Kawasan rawan banjir justru dijadikan penginapan, ini logikanya di mana?” tegas Haji Hendi.

 

Menurutnya, alih fungsi lahan menjadi hotel bukan hanya berisiko terhadap keselamatan, tetapi juga mengabaikan potensi besar kawasan tersebut sebagai ruang publik yang lebih bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Koalisi Mahasiswa Garut Gelar Aksi, Tegaskan Evaluasi Kinerja dan Transparansi Hukum

 

Haji Hendi pun mendorong agar Lapang Paris dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai ruang terbuka publik, sekaligus dikembangkan menjadi pusat edukasi kebencanaan. Ia mengusulkan pembangunan taman cerdas rakyat atau perpustakaan alam sebagai sarana literasi dan mitigasi bencana.

 

“Daripada dipaksakan untuk kepentingan bisnis jangka pendek, lebih baik dimanfaatkan untuk edukasi publik. Ini soal keselamatan, bukan sekadar soal usaha pihak tertentu yang belum tentu memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Selain itu, ia juga menyoroti arah kebijakan pemerintah sebelumnya yang dinilai terlalu berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap keselamatan warga.

Baca Juga :  Kapolres Garut Tinjau Langsung Pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025, Tegaskan Pendekatan Humanis dan Edukatif

 

“Jangan sampai demi PAD yang belum jelas, kita mengorbankan keselamatan warga. Kalau terjadi banjir, siapa yang bertanggung jawab?” katanya.

 

Sebagai alternatif, Haji Hendi mengusulkan pengembangan konsep wisata edukatif, seperti miniatur Garut yang mencerminkan kekayaan budaya dan alam daerah, namun tetap mengedepankan aspek mitigasi bencana.

 

Ia pun mendesak pemerintah daerah untuk menghentikan sementara rencana pembangunan tersebut dan melakukan kajian ulang secara transparan dengan melibatkan partisipasi publik.

 

“Pemerintah harus hadir untuk melindungi rakyat, bukan justru mengambil kebijakan yang berpotensi membahayakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut
“4 Bulan Tanpa Tindakan, Wildan Doggar Bongkar Buruknya Respons PLN”
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua
Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WIB

PJU Jalan Guntur Padam, Aktivis prodem Dadang Celi kritisi Kinerja Dishub Garut

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal

Senin, 4 Mei 2026 - 20:10 WIB

Perumda Tirta Intan Optimalkan Layanan, Siap Perluas Akses Air Bersih di Garut

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:24 WIB

Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas

Berita Terbaru