Sapa Warga Berbasis Budaya, Aceng Malki Perkuat Identitas Budaya Sunda di Tengah Modernisasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Aceng Malki, menggelar kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya sebagai bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatul Faizin ini dihadiri berbagai elemen masyarakat dan berlangsung meriah dengan sajian seni budaya khas Sunda.

Salah satu yang menjadi daya tarik utama adalah penampilan Pencak Silat Sinar Pusaka yang memukau para hadirin. Selain itu, para santri turut menampilkan kreativitas melalui seni vokal religi yang sarat nilai keislaman dan kebersamaan.

Acara ini menjadi sarana mendekatkan diri antara wakil rakyat dan masyarakat melalui pendekatan budaya. Dalam suasana santai dan penuh kearifan lokal, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Dengan mengusung tema “Merawat Tradisi, Menjaga Aspirasi: Transformasi Budaya dalam Kebijakan Publik”, kegiatan ini menghadirkan ruang interaksi yang hangat antara masyarakat dan pemangku kepentingan. Beragam pertunjukan seni turut memeriahkan acara dan mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir.

Baca Juga :  Penghargaan Terakhir: Kapolres Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Alm. Bripka Cecep Saepul Bahri

Dalam sambutannya, Aceng Malki menegaskan bahwa pendekatan budaya bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.

“Budaya Sunda memiliki nilai-nilai luhur seperti gotong royong, silih asah, silih asih, dan silih asuh. Nilai-nilai ini harus terus kita jaga dan jadikan dasar dalam setiap kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sapa Warga Berbasis Budaya merupakan upaya konkret dalam mengedepankan identitas lokal di tengah arus globalisasi. Menurutnya, budaya Sunda bukan hanya warisan, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mempererat persatuan dan membangun karakter masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak tercerabut dari akar budaya. Justru budaya harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan, sehingga masyarakat merasa memiliki dan terlibat langsung,” tambahnya.

Baca Juga :  Jelang Purna Tugas, Sekda Garut Nurdin Yana Tegaskan Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Digelar Juli 2026

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan ruang dialog yang lebih humanis, dengan pendekatan budaya sebagai media komunikasi publik yang membumi dan mudah diterima masyarakat.

Aceng Malki juga berharap generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya Sunda melalui kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini.

“Kita ingin anak-anak muda tidak melupakan jati dirinya. Seni tradisional seperti pencak silat, seni vokal, dan budaya pesantren harus terus hidup dan berkembang,” katanya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat. Selain itu, budaya Sunda tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkembang di tengah dinamika zaman.

Penulis : Hilman

Editor : Tim Nusaharianmedia

Berita Terkait

Kabar Baik! PDAM Tirta Intan Garut Kembali Buka Promo Pemasangan Air, Biaya Mulai Rp500 Ribu
Dualisme Memanas, Atep Taofiq Mukhtar Ditegaskan Ketua Resmi FKDT Garut Hasil Forum Terbuka
Rakor KLA Dppkbppa Kabupaten Garut, Perkuat Komitmen Bersama Penuhi Hak Anak
Anggota DPRD Jabar Aceng Malki Hadirkan Layanan Publik Terpadu di Haul Sesepuh Ponpes Hidayatul Faizien Garut
Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026
Dari SP-1 ke Meja Hijau: Sengketa Aset Teras Cimanuk Kian Panas, Syam Yousef Gugat Pemkab Garut
Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan
Aroma Tak Sedap pada Menu Ayam, SPPG Pasir Kiamis Disorot Murid
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:53 WIB

Kabar Baik! PDAM Tirta Intan Garut Kembali Buka Promo Pemasangan Air, Biaya Mulai Rp500 Ribu

Sabtu, 11 April 2026 - 08:53 WIB

Sapa Warga Berbasis Budaya, Aceng Malki Perkuat Identitas Budaya Sunda di Tengah Modernisasi

Jumat, 10 April 2026 - 21:04 WIB

Dualisme Memanas, Atep Taofiq Mukhtar Ditegaskan Ketua Resmi FKDT Garut Hasil Forum Terbuka

Kamis, 9 April 2026 - 21:51 WIB

Rakor KLA Dppkbppa Kabupaten Garut, Perkuat Komitmen Bersama Penuhi Hak Anak

Rabu, 8 April 2026 - 16:53 WIB

Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026

Berita Terbaru