Penemuan Mayat dengan Batu Bandul di Waduk Cirata Diduga Korban Kejahatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2025 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,Nusaharianmedia.com – Warga Kampung Calincing, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dikejutkan oleh temuan mayat tanpa identitas di Waduk Cirata, Kamis (16/01/2025) kemarin. Penemuan ini bermula dari laporan seorang pemilik Kolam Jaring Apung (KJA) yang melihat jasad terapung sekitar pukul 14.00 WIB sehari sebelumnya.

Kapolsek Ciranjang, AKP Yudi, menyebutkan bahwa jasad laki-laki tersebut ditemukan di area waduk yang berlokasi dekat Dermaga UPTD PPP LLASDP Dishub Jawa Barat. “Mayat langsung dievakuasi oleh tim gabungan yang melibatkan polisi, TNI, relawan, dan pihak terkait,” ungkapnya.

Korban, yang diperkirakan berusia sekitar 45 tahun, ditemukan tanpa identitas. Kondisinya mengenakan kaos dalam putih dan celana dalam biru, serta memiliki tinggi sekitar 165 cm dengan rambut cepak. Wajahnya sudah tidak dikenali akibat pembengkakan.

Petunjuk Awal: Batu sebagai Bandul
Menurut Ahmad, petugas Retana Kecamatan Ciranjang, jasad ditemukan sekitar 1 kilometer dari daratan. “Kami menarik jasad menggunakan kapal warga, lalu mengangkatnya ke daratan,” jelasnya.

Yang mencengangkan, tubuh korban terikat empat bongkah batu besar seberat total sekitar 20 kilogram. Batu tersebut dibungkus sweater dan celana jeans, kemudian diikat ke tubuh korban menyerupai jangkar. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa korban adalah hasil tindak kejahatan.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Mayat telah dibawa ke RSUD Cianjur untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Tunggu Hasil Penyelidikan
Kapolsek menegaskan, “Kami belum dapat memastikan adanya unsur pidana, tetapi segala kemungkinan akan diselidiki.” Penemuan ini menjadi perhatian khusus karena pola kejadian yang tidak biasa.

Penemuan ini mengguncang masyarakat sekitar Waduk Cirata, yang sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian serupa. (Indah.S)

Baca Juga :  Menata Sukaregang : Antara Pusat Kulit dan Tantangan Parkir

Berita Terkait

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi
Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya
Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial
“Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi, dan Kontribusi Sosial”
KNPI Garut Dorong Revitalisasi Hutan Kota Kerkop, Siapkan Program Lingkungan di 42 Kecamatan
Silaturahmi MW KAHMI Jawa Barat, MD KAHMI Garut Nyatakan Dukungan ke Suprih Rozikin, SH., MH
Aksi Sosial Warnai Harlah KNPI ke-53, Agil Syahrizal: Kolaborasi Wujud Nyata Pemuda Peduli dan Berdampak
Komisi IV DPRD Garut Soroti KUA-PPAS Disdik 2027, Yudha Puja Turnawan Desak Kesejahteraan PPPK dan Percepatan Penugasan 398 Kepala Sekolah
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:52 WIB

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:41 WIB

Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:38 WIB

Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:23 WIB

“Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi, dan Kontribusi Sosial”

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:49 WIB

KNPI Garut Dorong Revitalisasi Hutan Kota Kerkop, Siapkan Program Lingkungan di 42 Kecamatan

Berita Terbaru