Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Garut Bahas Penetapan Modal Dasar PDAM Tirta Intan; Dirut Targetkan 70 Ribu Sambungan Rumah dan Tekan Kehilangan Air

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membahas penetapan besaran modal dasar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Garut sebagai fondasi pengembangan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan air minum di masa mendatang.

 

Pembahasan tersebut dilakukan dalam Rapat Penetapan Besaran Modal Dasar Perumda Air Minum Tirta Intan Garut yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Rapat Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (14/7/2026).

 

Dalam arahannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa penetapan modal dasar merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang mewajibkan setiap Peraturan Daerah (Perda) mengenai perusahaan daerah mencantumkan besaran modal dasar secara jelas.

 

Menurutnya, modal dasar menjadi landasan penting dalam mendukung pembiayaan berbagai program pengembangan perusahaan, termasuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Besaran modal tersebut disusun berdasarkan proyeksi kebutuhan investasi hingga tahun 2037 sebagai bagian dari upaya mencapai target Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kabupaten Garut.

 

“Kita sudah membuat program, maka dari situlah dibutuhkan modal,” ujar Bupati.

 

Ia menjelaskan bahwa penetapan modal dasar tidak hanya bertujuan memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya penyediaan akses air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga :  Kasatlantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhendi Tegaskan Transparansi dan Kemudahan Layanan Samsat Drive Thru

 

Bupati juga menyampaikan bahwa besaran modal yang akan ditetapkan nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Selain mengandalkan penyertaan modal melalui APBD, pemerintah daerah juga akan mengupayakan sumber pembiayaan lainnya, termasuk bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih.

 

“Kita dorong sebenarnya bagaimana caranya kita bisa mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah provinsi,” katanya.

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembahasan tersebut masih berada pada tahap awal. Pemerintah daerah bersama jajaran Perumda Air Minum Tirta Intan Garut akan kembali melakukan pembahasan lanjutan sebelum besaran modal dasar ditetapkan secara final.

 

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, Dr. H. Dadan Hidayatulloh, S.Ag., M.I.Pol., menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memperluas cakupan pelayanan air minum kepada masyarakat.

 

Pada tahun 2026, Perumda Air Minum Tirta Intan menargetkan memiliki 70 ribu Sambungan Rumah (SR) dengan penambahan sekitar 7.000 pelanggan baru. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

 

Selain meningkatkan jumlah pelanggan, perusahaan juga memprioritaskan program penurunan Non-Revenue Water (NRW) atau tingkat kehilangan air.

 

“Target kami pada tahun 2026 adalah mencapai 70 ribu sambungan rumah. Bersamaan dengan itu, kami juga menjalankan program penurunan NRW agar air yang diproduksi tidak terbuang sia-sia, baik akibat kebocoran jaringan maupun sambungan ilegal,” ujar Dadan.

Baca Juga :  Polsek Cisurupan Bekuk Pelaku Curanmor,Satu Unit Motor Berhasil Diamankan

 

Ia menjelaskan bahwa NRW merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur kinerja perusahaan air minum. Semakin rendah tingkat kehilangan air, maka semakin efisien sistem distribusi yang dijalankan, sehingga biaya operasional dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

 

Saat ini tingkat NRW Perumda Air Minum Tirta Intan Garut berada pada angka 33 persen, sementara pemerintah pusat menargetkan seluruh perusahaan air minum di Indonesia mampu menurunkannya hingga 25 persen.

 

Untuk mencapai target tersebut, Perumda Air Minum Tirta Intan Garut menjalin kerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan dalam penerapan teknologi pengendalian distribusi air.

 

“Kami akan memasang berbagai perangkat kontrol di sejumlah titik jaringan distribusi. Teknologi ini memungkinkan kami memantau aliran air secara lebih akurat sehingga kebocoran dapat dideteksi lebih cepat dan kehilangan air bisa ditekan secara signifikan,” jelasnya.

 

Melalui kolaborasi internasional tersebut, Perumda Air Minum Tirta Intan Garut optimistis mampu meningkatkan efisiensi sistem distribusi, menekan kehilangan air yang tidak tertagihkan, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan menuju pengelolaan air minum yang lebih modern, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperluas akses air bersih bagi seluruh masyarakat. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Saka Kencana Garut Resmi Dilantik, DPPKBPPPA dan Gerakan Pramuka Perkuat Sinergi Bangun Generasi Berkarakter serta Keluarga Berkualitas
DPPKBPPPA Garut Perkuat Edukasi Anti-Kekerasan di MPLS SMPN 2 Garut, Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak
Hadiri Pelantikan Bobotoh Kolot Distrik Garut, Wakil Ketua DPRD Ayi Suryana Siap Dukung dan Fasilitasi Kegiatan Sosial serta Kemanusiaan
Hadiri Milad Ke-1 WBI, DPPKBPPPA Garut Dorong Perempuan Mandiri, Berdaya, dan Perkuat Ketahanan Keluarga
Tiga Minggu Mangkrak, Aduan Dugaan Korupsi GOR Desa Tambaksari TA 2022 di Kejari Garut Tanpa Kejelasan
Lewat Pendidikan Politik, Ketua DPD Demokrat Jabar Anton Tekankan Soliditas Kader dan Targetkan Penambahan Kursi DPRD pada Pemilu 2029
KOSGORO 1957 Garut Dukung Semangat Demokrasi, Pencalonan Bupati sebagai Ketua Golkar Dinilai Selaras dengan Semangat Pengabdian dan Pembangunan Daerah
Jelang Musda Golkar Garut, KIM-PG Resmi Dukung Abdusy Syakur Amin Pimpin DPD, Optimistis Perkuat Soliditas Partai Menuju Pemilu 2029
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Garut Bahas Penetapan Modal Dasar PDAM Tirta Intan; Dirut Targetkan 70 Ribu Sambungan Rumah dan Tekan Kehilangan Air

Senin, 13 Juli 2026 - 23:28 WIB

Saka Kencana Garut Resmi Dilantik, DPPKBPPPA dan Gerakan Pramuka Perkuat Sinergi Bangun Generasi Berkarakter serta Keluarga Berkualitas

Senin, 13 Juli 2026 - 22:52 WIB

DPPKBPPPA Garut Perkuat Edukasi Anti-Kekerasan di MPLS SMPN 2 Garut, Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak

Senin, 13 Juli 2026 - 06:27 WIB

Hadiri Pelantikan Bobotoh Kolot Distrik Garut, Wakil Ketua DPRD Ayi Suryana Siap Dukung dan Fasilitasi Kegiatan Sosial serta Kemanusiaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:54 WIB

Hadiri Milad Ke-1 WBI, DPPKBPPPA Garut Dorong Perempuan Mandiri, Berdaya, dan Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru