Kang Dedi Mulyadi Tegaskan Sekolah Bebas Pungutan, Netizen Beri Apresiasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi,Nusaharianmedia.com – Dalam rencananya setelah resmi dilantik, Gubernur terpilih Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa sekolah tidak boleh menarik biaya tambahan dari siswa, termasuk untuk kegiatan seperti study tour dan renang. Kebijakan ini bertujuan menjamin akses pendidikan yang lebih merata tanpa beban finansial bagi orang tua.

Menurut Kang Dedi, pendidikan seharusnya benar-benar gratis dan tidak boleh membebani keluarga, terutama yang kurang mampu.

“Semua anak berhak mendapatkan pendidikan tanpa ada pungutan tambahan, termasuk untuk kegiatan di luar sekolah,” ujarnya. Senin,(10/02/2025).

Pernyataan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya netizen yang mendukung kebijakan tersebut. Banyak yang berharap aturan ini segera diperkuat dengan regulasi yang jelas agar benar-benar diterapkan di seluruh sekolah.

Selain itu, netizen juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat untuk mencegah adanya pungutan liar yang selama ini merugikan siswa dan orang tua.

Langkah ini dinilai sebagai angin segar bagi dunia pendidikan di Jawa Barat. Masyarakat berharap kebijakan ini dapat segera berjalan efektif demi terciptanya sistem pendidikan yang lebih adil dan berkualitas. (Nova)

Baca Juga :  GMNI Garut Soroti Dugaan Ketidakterbukaan Program PTSL Usai Terima Aduan Warga

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru