Yudha Puja Turnawan Tegaskan Lansia Lumpuh Emak Iah Harus Jadi Prioritas Bantuan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com, 4 Agustus 2025 – Kisah menyentuh datang dari Kampung Gagarjunti, Desa Hegarsari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Seorang janda tua dhuafa bernama Emak Iah hidup sebatang kara dalam kondisi lumpuh dan menempati rumah kontrakan sederhana setelah menjual rumah peninggalan almarhum suaminya.

 

Sejak suaminya, Abah Amar, meninggal dunia pada tahun 2018, Emak Iah menjalani hari-hari penuh keterbatasan tanpa keturunan yang mendampingi. Kondisi kesehatan yang terus menurun membuatnya tak mampu bekerja maupun beraktivitas normal.

 

Beruntung, di tengah kesendirian itu masih ada sosok penuh ketulusan, Emak Uti – seorang janda tua yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan mendiang suami Emak Iah. Emak Uti setiap hari menyisihkan makanan, merawat, bahkan kerap menginap untuk menemani Emak Iah agar tidak merasa sendiri.

 

Kunjungan DPRD dan Dinas Sosial

Baca Juga :  Milad ke-25 BAZNAS Garut, Bupati Tekankan : Pengelolaan Zakat Harus Profesional dan Tepat Sasaran

Pada Senin (4/8), Yudha Puja Turnawan, Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, bersama sejumlah pejabat daerah mendatangi kediaman Emak Iah. Turut hadir dalam kunjungan tersebut:

 

Pak Rahmat, Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Garut

Pak Saefuloh, Kasi Trantib Kecamatan Kadungora

Pak Yudi Yudistira, Kepala Desa Hegarsari

 

Dalam kesempatan itu, Dinas Sosial menyerahkan bantuan sembako, sementara Yudha secara pribadi memberikan bantuan tambahan berupa sembako dan sejumlah uang tunai.

 

Harapan untuk Perhatian Lebih

Yudha menegaskan bahwa Emak Iah termasuk kelompok rentan yang menjadi prioritas penerima bantuan, sebagaimana diatur dalam Perda Kabupaten Garut Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

“Emak Iah hidup sebatang kara, mengalami kelumpuhan, dan tidak memiliki rumah. Beliau adalah potret nyata kelompok paling rentan yang harus mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” ujar Yudha.

Baca Juga :  Kapolda Jabar Gelar Kegiatan Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Amin Garut

Dalam kesempatan itu, Yudha juga menyampaikan sejumlah harapan kepada berbagai pihak:

Bupati Garut: Mengalokasikan anggaran lebih besar untuk rehabilitasi sosial.

BAZNAS Garut: Memberikan bantuan khusus bagi Emak Iah.

Pengelola iuran KORPRI: Memanfaatkan dana untuk membantu lansia dhuafa sebatang kara.

Forum TJSLP (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan): Segera dibentuk agar dunia usaha turut berperan dalam membantu lansia miskin.

Kementerian Sosial RI: Diharapkan turut hadir memberikan bantuan nyata.

 

Potret Kemiskinan yang Menggugah

Kisah Emak Iah menggambarkan wajah kemiskinan dan kesendirian di usia senja. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk memastikan tidak ada lagi lansia seperti Emak Iah yang terabaikan di tengah kehidupan modern saat ini. (H_N)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Peredaran Obat Keras Ilegal Merambah Pedesaan, Aktivis Muda Pasirwangi Angling Kusumah, S.M., Desak APH Berantas Pengedar Tanpa Kompromi
Seleksi Capim BAZNAS Garut, Sekjen KNPI Tegaskan Pansel Harus Transparan, Berintegritas, dan Jangan Ada KKN atau Kepentingan Golongan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru