Sekda Garut Resmikan Aplikasi “Polisi KB”, Dorong Transformasi Digital Layanan Keluarga Berencana

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) resmi meluncurkan aplikasi digital “Polisi KB” (Pelayanan Online dan Konsultasi KB). Jum’at 03 Oktober 2025 Acara peresmian berlangsung di Aula DPPKBPPPA Garut dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Drs. H. Nurdin Yana., M.H.

Aplikasi ini merupakan bagian dari implementasi Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang digagas oleh Kepala Bidang KB DPPKBPPPA, Irna Susanti. Inovasi tersebut menjadi langkah strategis dalam transformasi layanan publik bidang keluarga berencana.

Pesan Sekda Garut

Dalam sambutannya, Sekda Nurdin Yana menegaskan bahwa peluncuran aplikasi tidak boleh hanya berhenti pada seremoni.
“Inovasi digital harus diiringi dengan implementasi nyata agar betul-betul memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran penyuluh KB sebagai garda terdepan pendampingan masyarakat, sekaligus berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pasangan usia subur.

Baca Juga :  Kolaborasi Wakil Rakyat: H. Ade Ginanjar dan H. Iman Alirahman Serap Aspirasi Warga Garut Lewat Reses Bersama

“Dengan aplikasi ini, masyarakat tidak hanya mendapat layanan KB langsung, tetapi juga bisa berkonsultasi tanpa terkendala jarak dan waktu,” tambahnya.

Fitur dan Fungsi Aplikasi

Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, menjelaskan bahwa aplikasi Polisi KB dirancang sebagai layanan digital satu pintu yang menyediakan:

Konsultasi online mengenai metode kontrasepsi sesuai kondisi kesehatan.

Informasi lengkap tentang alat kontrasepsi, syarat, dan panduan penggunaannya.

Akses layanan KB yang lebih cepat, transparan, dan efisien tanpa harus datang ke kantor.

“Dengan aplikasi ini, masyarakat cukup menggunakan gawai (smartphone) untuk mengakses informasi maupun konsultasi layanan KB,” terang Yayan.

Harapan dan Dampak

Melalui aplikasi Polisi KB, Pemkab Garut menargetkan:

Meningkatkan akses layanan KB, khususnya di wilayah terpencil.

Baca Juga :  Jelang Purna Tugas, Sekda Garut Nurdin Yana Tegaskan Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Digelar Juli 2026

Memperkuat upaya penanggulangan stunting dengan pengaturan jarak kelahiran.

Menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) melalui edukasi kontrasepsi.

Sekitar 200 kader KB dari seluruh kecamatan hadir dalam peluncuran ini. Irna Susanti berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang menyosialisasikan aplikasi hingga ke tingkat desa.

Tantangan dan Keberlanjutan

Meski manfaatnya besar, tantangan tetap ada, mulai dari keterbatasan infrastruktur internet di pelosok hingga kesiapan kader dalam menggunakan teknologi. Untuk itu, DPPKBPPPA merencanakan perluasan akses aplikasi melalui berbagai platform digital agar lebih mudah diunduh dan digunakan masyarakat luas.

Sekda Nurdin menutup dengan pesan penting: “Harapan kami, aplikasi ini tidak hanya menjadi sekadar simbol inovasi, tetapi benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Dengan begitu, layanan KB bisa lebih merata, cepat, dan tepat sasaran.”

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru