Aliansi Driver Online Garut Bersatu Desak Kapolri Pecat dan Proses Hukum Anggota Brimob yang Lindas Ojol hingga Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com – Insiden tragis yang menimpa seorang driver ojek online (ojol) dalam aksi demonstrasi di Jakarta, 28 Agustus 2025, memicu gelombang kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak, termasuk para pengemudi ojol di Priangan Timur.

 

Koordinator Aliansi Driver Online Garut Bersatu menyatakan sikap tegas mengutuk dan mengecam keras tindakan anggota Brimob yang melindas salah seorang rekan mereka hingga meninggal dunia menggunakan mobil Lantis.

 

“Kami, atas nama Aliansi Driver Online Garut Bersatu, menuntut Bapak Kapolri untuk segera mengambil tindakan tegas dengan memecat sekaligus memproses hukum anggota Brimob yang telah merenggut nyawa saudara kami. Nyawa manusia tidak bisa ditebus dengan apapun, dan kami tidak akan diam melihat ketidakadilan ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Dari Ladang Ke Layar Digital, Sipink Siap Guncang Garut Lewat Kolaborasi Bersama RAN7

 

Lebih lanjut, pihaknya menyerukan kepada seluruh driver online yang berada di wilayah Priangan Timur untuk menggelar aksi simpati dan menyuarakan tuntutan agar Kapolri segera memecat serta memenjarakan oknum Brimob yang bertanggung jawab atas insiden tragis tersebut.

Baca Juga :  Audris SH, Advokat Muda Berprestasi di Garut, Dikenal dengan Pendekatan Solutif

 

“Maka dari itu, untuk seluruh rekan-rekan ojol yang ada di Garut, saya tekankan agar tetap satu komando. Ini bukan hanya tentang solidaritas, tapi juga tentang keadilan bagi almarhum dan keluarganya,” tambahnya.

 

Tragedi ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang kasus dugaan pelanggaran aparat dalam menangani aksi massa. Kini, masyarakat menunggu langkah nyata dari Kapolri dalam menindak tegas anggotanya agar kasus serupa tidak kembali terjadi. (Hil)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru