Angling, Aktivis Muda Garut, Kritisi Program Pangan: “Beras Bantuan tidak manusiawi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusahariamedia — Aktivis muda Garut, Angling, melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan program bantuan pangan beras yang disalurkan ke masyarakat. Ia menilai, kualitas beras yang dibagikan dalam program tersebut sangat buruk dan jauh dari standar kelayakan konsumsi.

> “Banyak warga melaporkan bahwa beras bantuan yang diterima berbau apek, berkutu, bahkan warnanya kusam. Ini jelas tidak layak konsumsi dan sangat tidak manusiawi,” ujar Angling, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga :  KIM-PG Garut Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

 

Ia menekankan bahwa bantuan pangan seharusnya menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi rakyat, bukan malah menambah beban dan kekhawatiran masyarakat miskin.

> “Kalau negara hadir lewat program bantuan, maka yang diberikan harus bermutu. Jangan sampai rakyat kecil dipaksa menerima beras yang bahkan tidak layak untuk dimakan,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Longsor di Garut

 

Angling mendesak Bulog dan Satgas Pangan bertanggung jawab, serta meminta adanya evaluasi dan transparansi dalam pengadaan bantuan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
SMPN 4 Cilawu Wakili Kecamatan dalam Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Garut
Komisi II DPRD Garut Terima Audiensi LIBAS, Absennya Bupati Garut Picu Sorotan atas Dugaan Kebocoran PAD Galian C dan Persoalan Lingkungan
Bupati Garut Tak Pernah Hadiri Audiensi Lingkungan, LIBAS Walk Out dan Kecam Sikap Pemkab: Dugaan Pembiaran Kebocoran PAD dari Sektor Galian C Jadi Sorotan
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:19 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:01 WIB

SMPN 4 Cilawu Wakili Kecamatan dalam Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Garut

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB