Hadiri Tasyakur Nelayan Santolo, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Pentingnya Merawat Laut dan Budaya Pesisir

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Ribuan masyarakat bersama para nelayan pesisir selatan Kabupaten Garut memadati Pantai Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, dalam gelaran Tasyakur Nelayan Santolo 2026, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Ngarumat Sagara Ngamumule Budaya Basisir Santolo” (Merawat Laut, Melestarikan Budaya Pesisir Santolo) menjadi momentum untuk mensyukuri hasil laut sekaligus melestarikan tradisi masyarakat pesisir.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, serta dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika. Hadir pula unsur Forkopimcam Cikelet, pengurus DPC HNSI Garut, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Garut, perwakilan Kodim 0611/Garut, Polairud, tokoh masyarakat, dan para pemuda setempat.

 

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, menyampaikan bahwa Tasyakur Nelayan merupakan tradisi yang sarat makna sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki yang diberikan melalui kekayaan laut Pantai Santolo.

 

“Ini merupakan momen khusus bagi para nelayan untuk mensyukuri nikmat dan karunia Allah SWT yang telah menyediakan anugerah luar biasa melalui kekayaan laut Pantai Santolo,” ujar Aris Munandar.

Baca Juga :  Pria Pemabuk Rusak Rumah Warga dengan Golok, Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku di Singajaya

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian laut dan lingkungan pesisir agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang.

 

Sementara itu, Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menegaskan bahwa sektor kelautan menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pesisir. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen meningkatkan kesejahteraan nelayan, termasuk melalui pembangunan infrastruktur menuju kawasan wisata Pantai Santolo.

 

“Kita diberi keberkahan sehingga para nelayan, khususnya di Santolo, dapat menikmati hasil laut. Ke depan kami akan berdiskusi bersama Bupati dan Ketua DPRD mengenai peningkatan infrastruktur menuju Santolo. Namun kami juga mengingatkan agar ekosistem laut tetap dijaga. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tegas Beni.

 

Ia menambahkan, Tasyakur Nelayan Santolo diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan masuk dalam kalender resmi kepariwisataan Kabupaten Garut sebagai salah satu atraksi budaya unggulan.

 

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua DPD Paguyuban Sundawani Kabupaten Garut, Evan Saepul Rohman, dan tokoh nelayan Santolo, Hj. Ninih Sumarni. Keduanya mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi serta berharap pelaksanaan tahun depan dapat berlangsung lebih meriah.

Baca Juga :  Puluhan Miras dan Knalpot Brong di Amankan Polres Garut dalam Giat KRYD

 

Ketua Panitia Pelaksana, Pudin Marjoko, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda yang telah hadir. Menurutnya, kehadiran para pemangku kepentingan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat nelayan.

 

“Momentum ini kami harapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan nelayan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat pesisir,” ujarnya.

 

Rangkaian Tasyakur Nelayan Santolo 2026 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari gelar budaya tradisional, lomba hias perahu nelayan, prosesi adat larung sajen ke tengah laut, pelayanan publik gratis meliputi layanan kesehatan, Disdukcapil, dan BPJS Ketenagakerjaan, istigasah bersama, santunan anak yatim piatu, hingga ditutup dengan pagelaran Wayang Golek oleh Grup Giriharja 3 Putra.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Garut bersama masyarakat berharap tradisi Tasyakur Nelayan tidak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga mampu memperkuat identitas budaya pesisir sekaligus mendorong perkembangan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat Pantai Santolo.

Berita Terkait

Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Berita Terbaru