Harapan Insan Pers Garut di Hari Pers Nasional : Menanti Perubahan,Harapan dan Profesionalisme

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Februari 2025 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Hari Pers Nasional bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum refleksi bagi insan pers di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di tengah dinamika politik pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati baru, muncul harapan besar agar dunia jurnalistik di Garut semakin profesional, berintegritas, dan bebas dari praktik-praktik yang mencoreng nama baik pers.

Pers Abal-abal dan Degradasi Profesi Jurnalistik

Salah satu persoalan krusial yang dihadapi insan pers Garut adalah maraknya wartawan abal-abal. Fenomena ini tidak hanya merugikan jurnalis yang bekerja secara profesional, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap media.

Banyak individu yang tanpa latar belakang jurnalistik mendirikan media dengan modal minim dan merekrut orang-orang yang tidak memiliki kompetensi. Ironisnya, beberapa dari mereka justru menyalahgunakan profesinya untuk kepentingan pribadi, seperti melakukan pemerasan dan memanfaatkan status wartawan untuk kepentingan lain, seperti menjadi pengacara atau aktivis LSM.

Diki Kusdian, seorang jurnalis di Kabupaten Garut, menegaskan pentingnya edukasi bagi masyarakat agar mereka tidak mudah tertipu oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan. Ia mendorong masyarakat untuk selalu memverifikasi identitas wartawan, memastikan legalitas medianya, serta tidak segan melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan indikasi penyalahgunaan profesi.

Harapan Akan Perubahan Regulasi dan Penegakan Etika

Dengan adanya kepemimpinan baru di Kabupaten Garut, insan pers berharap pemerintah daerah mengambil langkah konkret untuk membenahi kondisi pers. Regulasi yang lebih ketat diperlukan untuk memastikan hanya media yang memiliki legalitas dan wartawan yang memiliki kompetensi yang dapat beroperasi.

Selain itu, organisasi pers juga memiliki tanggung jawab besar dalam menegakkan standar etika jurnalistik. Peran aktif dari Dewan Pers, organisasi wartawan, dan media mainstream sangat dibutuhkan untuk memastikan praktik jurnalisme yang sehat dan profesional tetap terjaga.

Menjaga Independensi dan Meningkatkan Kualitas Pers

Di tengah harapan akan perubahan, tantangan lain yang dihadapi pers di Garut adalah independensi media. Banyak media lokal yang masih bergantung pada kepentingan tertentu, sehingga sulit mempertahankan objektivitas dalam pemberitaan. Insan pers harus mampu menjaga jarak dari kepentingan politik atau ekonomi yang dapat mengganggu integritas mereka.

Selain itu, peningkatan kapasitas wartawan juga menjadi kebutuhan mendesak. Pelatihan jurnalistik yang berkualitas, pemahaman mendalam tentang kode etik, serta penguasaan teknologi media menjadi aspek penting yang harus terus dikembangkan.

Kesimpulan: Momen Perubahan yang Harus Dimanfaatkan

Hari Pers Nasional tahun ini harus menjadi titik tolak bagi insan pers di Garut untuk menuntut perubahan yang nyata. Profesionalisme dan integritas jurnalistik harus ditegakkan, sementara praktik-praktik yang merusak citra pers harus ditindak dengan tegas.

Masyarakat, pemerintah, dan insan pers sendiri memiliki peran dalam mewujudkan ekosistem media yang sehat. Hanya dengan komitmen bersama, pers di Garut bisa benar-benar menjadi pilar keempat demokrasi yang berfungsi dengan baik—sebagai penyampai kebenaran, pengawas kebijakan publik, serta pembela kepentingan masyarakat. (Moch.G)

Baca Juga :  Sidokkes Polres Garut Gelar Khitanan Gratis Bagi Anak Sholeh

Berita Terkait

Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan
BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi
BRI Peduli Rampungkan Jalan Beton dan Penataan Lingkungan di Empat Wilayah Garut
Ade Burhanudin Soroti Pengelolaan PKBM, Anggaran Literasi Jadi Usulan
NGABLU Part 9 di Garut, Komunitas Mobil Yaris Bakpau Usung Semangat “Ngasuh Bareng Keluarga” di Kawasan Wisata Gunung Guntur
Forum TJSLP Dinilai Penting untuk Salurkan CSR bagi Warga Garut yang Tertimpa Musibah
Bukan Hanya Saat Pemilu, Kader PDI Perjuangan Hadir Bantu Warga Korban Kebakaran
Lola Nelria Oktavia Tegaskan Komitmen Perkuat NasDem Garut dan Kesejahteraan Masyarakat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:13 WIB

BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

BRI Peduli Rampungkan Jalan Beton dan Penataan Lingkungan di Empat Wilayah Garut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ade Burhanudin Soroti Pengelolaan PKBM, Anggaran Literasi Jadi Usulan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:41 WIB

NGABLU Part 9 di Garut, Komunitas Mobil Yaris Bakpau Usung Semangat “Ngasuh Bareng Keluarga” di Kawasan Wisata Gunung Guntur

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:17 WIB