Irigasi Modern : Pipanisasi Tingkatkan Produktivitas di Mekarwangi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2024 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat terus berinovasi dalam memaksimalkan potensi pertaniannya. Salah satu upaya terbaru adalah pembangunan sistem pipanisasi irigasi yang diharapkan membawa dampak positif bagi produktivitas petani padi setempat.

Jenal, Ketua Kelompok Tani Desa Mekarwangi, menuturkan bahwa pembangunan pipanisasi di Kampung Ciloa bertujuan mengatasi masalah pengairan yang selama ini kurang optimal. “Air sering meresap ke tanah, sehingga butuh waktu berjam-jam untuk mencapai lahan di bagian ujung,” ungkapnya saat meninjau lokasi pembangunan. Senin, (30/12/2024).

Pipanisasi sepanjang 421 meter dengan bak penampung berukuran 3 meter persegi dan tinggi 1,75 meter ini dirancang untuk mengairi lima hektar sawah. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan para petani yang kesulitan mendapatkan air irigasi secara merata.

“Selama ini pengairan ke sawah yang paling jauh membutuhkan waktu hingga dua jam. Dengan pipanisasi, kami berharap waktu distribusi air bisa dipangkas hingga 1,5 jam,” ujar Jenal.

Proses pembangunan yang dimulai sepekan lalu kini memasuki tahap akhir. Setelah penggalian rampung, pemasangan pipa ditargetkan selesai dalam lima hari ke depan. “Insyaallah pekan depan sudah bisa dimanfaatkan oleh petani,” tambahnya.

Cahdiana, Kepala Desa Mekarwangi, melalui Jenal menyatakan bahwa program ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. “Kami berharap pipanisasi ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masalah irigasi, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di desa,” katanya.

Keberhasilan program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Garut yang menghadapi kendala serupa. Dengan langkah konkret seperti ini, potensi desa dapat dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(T.Wirama)

Baca Juga :  Silaturahmi Strategis di Pendopo: Kolaborasi Lintas Profesi untuk Masa Depan Garut yang Lebih Adil dan Terbuka

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Ketua KADIN Garut Terpilih Agus Ridwan Tegaskan Komitmen Bangun Iklim Usaha Inklusif
Petani Tembakau Geram, DBHCT Tak Tepat Sasaran, APTI Tuduh Ada Manipulasi Pendataan di Desa
SOR Kerkof Garut Dipadati Warga, Ruang Publik Rekreasi dan UMKM Tumbuh Pesat
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:19 WIB

Ketua KADIN Garut Terpilih Agus Ridwan Tegaskan Komitmen Bangun Iklim Usaha Inklusif

Berita Terbaru