Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 20 Mei 2026 – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Iden Sambas, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Gedung LASQI, Kampung Babakan, Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

 

Dalam kegiatan tersebut, H. Iden Sambas menghadirkan Dinas Sosial Kabupaten Garut yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), serta dihadiri Kepala Desa Sukakarya. Kehadiran Dinas Sosial bertujuan memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat terkait persoalan data desil dan status kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang banyak dikeluhkan warga.

 

Masyarakat tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa status BPJS PBI yang tidak aktif sekaligus mengecek data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Banyak warga mengeluhkan ketidaktepatan data, di mana masyarakat yang seharusnya menerima bantuan justru tidak terdaftar, sementara yang dinilai tidak layak malah tercatat sebagai penerima.

 

H. Iden Sambas menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menghadirkan Dinas Sosial agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat.

 

“Dinas Sosial kami hadirkan untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya. Tadi juga terbukti ada ketidaksesuaian, di mana yang berhak menerima justru tidak menerima, sedangkan yang tidak berhak malah menerima. Ini terjadi karena adanya tumpang tindih data. Mudah-mudahan penjelasan dari Dinas Sosial menjadi pencerahan bagi masyarakat, sehingga tidak timbul rasa kecewa atau prasangka buruk terhadap RT dan RW,” ujar H. Iden Sambas.

Baca Juga :  Efisiensi Sekadar Slogan, Perjalanan Dinas Pejabat Mengabaikan Krisis Pendidikan

 

Menurutnya, masyarakat merasa puas dengan penjelasan yang diberikan oleh pihak Dinas Sosial. Setelah pembahasan mengenai bantuan sosial selesai, kegiatan reses dilanjutkan dengan penyerapan aspirasi warga di berbagai bidang.

 

“Setelah pembahasan dengan Dinas Sosial, saya tetap menampung aspirasi masyarakat. Karena tugas utama reses adalah menyerap aspirasi warga untuk kemudian dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), agar dapat diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan sosial, dan kebutuhan masyarakat lainnya.

 

Perwakilan warga dari Kampung Cilengsi menyampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya pembangunan saluran irigasi yang dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian sekaligus mencegah genangan air yang dapat mengganggu lingkungan dan lahan pertanian.

 

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan di Kampung Cilengsi. Kondisi jalan yang rusak dan belum memadai dinilai menghambat mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan. Masyarakat berharap pembangunan jalan tersebut dapat direalisasikan melalui program betonisasi maupun pengaspalan.

 

Tak hanya infrastruktur, warga juga mengajukan aspirasi terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan bagi usaha kecil dan kelompok usaha bersama. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga sekaligus membuka peluang usaha baru.

 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Iden Sambas menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan agar dapat masuk ke dalam program pembangunan pemerintah daerah sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.

Baca Juga :  Desa Mekarsari Raih Penghargaan Harapan I Atas Capaian PBB Tertinggi dan Kolektor PBB Terbaik

 

“Reses ini merupakan kesempatan bagi saya untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami bawa dan perjuangkan agar bisa direalisasikan secara bertahap sesuai prioritas pembangunan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

 

Menutup kegiatan, H. Iden Sambas menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) I. Ia juga memohon maaf apabila masih banyak aspirasi yang belum dapat direalisasikan akibat keterbatasan anggaran.

 

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Mohon maaf atas segala keterbatasan kami, terutama karena tidak semua aspirasi dapat langsung terealisasi. Namun saya berkomitmen, sesuai sumpah jabatan, untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

 

H. Iden Sambas juga mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat pada reses kali ini sangat tinggi. Berdasarkan daftar hadir, tercatat sebanyak 482 peserta mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Alhamdulillah, reses kali ini sangat berbeda. Antusiasme masyarakat luar biasa, hampir 500 orang hadir. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

 

Kegiatan reses berlangsung dengan penuh keakraban dan antusiasme. Warga berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti dan direalisasikan demi mendukung kemajuan Desa Sukakarya, khususnya Kampung Cilengsi.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan
KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda
DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 
Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi
Dinkes Garut Apresiasi 41 Apoteker Baru Lulusan Uniga, Angin Segar bagi Sektor Kesehatan Daerah
Reses Yudha Puja Turnawan Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga: Layanan Publik, Bantuan Korban Kebakaran, dan Advokasi BPJS
Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan
DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:32 WIB

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15 WIB

Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:39 WIB

DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:27 WIB

Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi

Berita Terbaru