KAMMI Garut Soroti Lemahnya Pengawasan Peredaran Miras di Kabupaten Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  24 Februari 2026 – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Garut menyoroti lemahnya pengawasan aparat keamanan terhadap peredaran minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Garut, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Sorotan tersebut mencuat menyusul adanya penindakan terhadap seorang penjual minuman keras yang diketahui masih beroperasi di tengah suasana Ramadan. KAMMI Garut menilai peristiwa itu bukan sekadar pelanggaran individu, melainkan indikasi adanya celah dalam sistem pengawasan distribusi minuman beralkohol yang masuk dari luar daerah ke wilayah Garut.

Wakil Ketua Umum KAMMI Garut, Ahmad Saepul Irham, menyampaikan bahwa masih beredarnya minuman beralkohol di Garut menunjukkan belum optimalnya pengawasan yang dilakukan aparat di lapangan.

“Jika pengawasan dilakukan secara maksimal dan konsisten, maka minuman beralkohol dari luar daerah tidak akan mudah masuk dan beredar di Garut. Fakta ini menunjukkan masih adanya kelemahan dalam pengawasan, khususnya dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga :  Percepat Pembangunan, TMMD ke-128 Bangun Jalan Desa dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Menurutnya, momentum Ramadan seharusnya menjadi perhatian khusus bagi seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

KAMMI Garut juga menegaskan bahwa persoalan peredaran miras tidak bisa dipandang sebagai isu insidental, melainkan persoalan struktural yang membutuhkan langkah preventif dan koordinasi lintas sektor. Mereka mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi, pengawasan jalur masuk barang, hingga penindakan terhadap pelaku yang terlibat dalam rantai distribusi.

Selain itu, KAMMI meminta aparat keamanan untuk meningkatkan patroli rutin, razia berkala, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat. Transparansi dalam proses penindakan juga dinilai penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Baca Juga :  HMI Garut Soroti Polemik Pernyataan Wakil Bupati: “Garut Butuh Kepemimpinan Selaras, Bukan Dualisme Di puncak Kekuasaan”

“Penindakan harus konsisten dan tidak tebang pilih. Jangan sampai ada kesan bahwa penegakan hukum hanya dilakukan sesaat atau karena tekanan situasi tertentu,” tambah Ahmad.

KAMMI Garut menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu moral dan sosial di Kabupaten Garut, serta siap berdialog dengan pihak terkait guna mencari solusi bersama demi terciptanya lingkungan yang kondusif, aman, dan selaras dengan nilai-nilai masyarakat Garut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait evaluasi pengawasan distribusi minuman beralkohol tersebut.

Berita Terkait

Dari Garut Menuju Jambore Nasional, Ayi Suryana Dorong Pramuka Jadi Generasi Tangguh dan Berkarakter
PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi
Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya
Aksi Sosial Warnai Harlah KNPI ke-53, Agil Syahrizal: Kolaborasi Wujud Nyata Pemuda Peduli dan Berdampak
Presidium RRG: Menjamurnya Warung Tramadol Jadi Bukti Nyata Pemkab Dinilai Abai Lindungi Generasi Muda Garut
Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan
Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan
Cawe-cawe Istri Wali Kota dalam Uji Kompetensi ASN? Pengamat: Publik Berhak Bertanya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:21 WIB

Dari Garut Menuju Jambore Nasional, Ayi Suryana Dorong Pramuka Jadi Generasi Tangguh dan Berkarakter

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:52 WIB

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:41 WIB

Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:21 WIB

Aksi Sosial Warnai Harlah KNPI ke-53, Agil Syahrizal: Kolaborasi Wujud Nyata Pemuda Peduli dan Berdampak

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:42 WIB

Presidium RRG: Menjamurnya Warung Tramadol Jadi Bukti Nyata Pemkab Dinilai Abai Lindungi Generasi Muda Garut

Berita Terbaru