Polsek Bayongbong Gelar Jam Rawan Pagi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Polsek Bayongbong Polres Garut melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawasan pada jam rawan pagi. Rabu (15/1/2024).

Kegiatan ini di lakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Bayongbong.

Jam rawan pagi sering kali menjadi waktu yang memerlukan perhatian lebih, mengingat aktivitas masyarakat yang meningkat, seperti anak-anak berangkat ke sekolah, karyawan menuju tempat kerja, serta aktivitas pasar dan transportasi umum.

Untuk itu, personel Polsek Bayongbong di siagakan di titik-titik strategis, seperti persimpangan jalan, depan sekolah, dan lokasi keramaian lainnya.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Bayongbong, AKP Gofar, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas pagi hari dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan juga bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, seperti kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas,” ungkapnya.

Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat dan menciptakan suasana yang kondusif di wilayah Bayongbong. Kegiatan ini juga menjadi bentuk pelayanan Polri yang sigap dan dekat dengan masyarakat. (Panji)

Baca Juga :  Kapolres Garut Resmikan Caffe 10.2 Fasilitas Nyaman Bagi Masyarakat dan Media di Polres Garut

Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong
PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”
“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”
Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut
Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat
Operasi Pekat Selama Ramadhan, Aparat Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan dan Sita Puluhan Botol Miras
Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran
PB PII Kecam Dugaan Penganiayaan Siswa di Maluku, Desak Listyo Sigit Prabowo Evaluasi Polda
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:55 WIB

Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:17 WIB

PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:42 WIB

“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:52 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:29 WIB

Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat

Berita Terbaru