Presiden Ruang Rakyat Garut, Eldy Supriadi: Kasus “Api Asmara” di Disdamkar Menguap Tanpa Kejelasan Ada Apa?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garut,Nusaharianmedia.com – Presiden Ruang Rakyat Garut (RRG), Eldy Supriadi, menyoroti mandeknya penanganan kasus “Api Asmara” yang menyeret nama baik ASN di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Garut.

Menurutnya, hingga kini tidak ada kejelasan terkait perkembangan kasus tersebut, seolah-olah telah dipeti-eskan oleh pihak terkait.

Eldy menegaskan bahwa Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sekretaris Daerah (Sekda), maupun Dinas Damkar sendiri belum menunjukkan langkah konkret dalam menyelesaikan kasus yang mencoreng institusi tersebut.

Dia menilai, jika kasus ini terus dibiarkan tanpa sanksi tegas, maka kode etik ASN hanya akan menjadi aturan formalitas yang tidak memiliki kekuatan hukum.

“Dinas Damkar seolah menutupi kasus ini. Padahal, menurut saya, harus dibuka secara transparan dan diberikan sanksi tegas. Jangan sampai kode etik hanya menjadi peraturan biasa yang tidak ditegakkan,” tegas Eldy. Selasa, (25/03/2025).

Lebih lanjut, ia berharap pemerintahan baru atau bupati yang akan datang tidak menutup mata terhadap permasalahan ini. Ia menyoroti bahwa laporan asal “bapak senang” dari setiap SKPD tanpa penyelesaian masalah yang jelas merupakan kesalahan besar dalam tata kelola pemerintahan.

“Jangan sampai pemerintahan baru hanya menerima laporan baik-baik saja dari SKPD, padahal ada masalah besar yang dibiarkan begitu saja,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Damkar Garut terkait tanggapan atas kritik yang disampaikan Eldy Supriadi. (*)

Baca Juga :  Sterilisasi Gereja di Kabupaten Garut dalam Rangka Menyambut Malam Pergantian Tahun Baru

Berita Terkait

*Wacana CCTV Bapenda Garut Menuai Sorotan: Kepatuhan Pajak Butuh Edukasi, Pimpinan Daerah dan Kepolisian Didesak Bertanggung Jawab*
Dari Garut Menuju Jambore Nasional, Ayi Suryana Dorong Pramuka Jadi Generasi Tangguh dan Berkarakter
PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi
Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya
Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial
“Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi, dan Kontribusi Sosial”
KNPI Garut Dorong Revitalisasi Hutan Kota Kerkop, Siapkan Program Lingkungan di 42 Kecamatan
Silaturahmi MW KAHMI Jawa Barat, MD KAHMI Garut Nyatakan Dukungan ke Suprih Rozikin, SH., MH
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

*Wacana CCTV Bapenda Garut Menuai Sorotan: Kepatuhan Pajak Butuh Edukasi, Pimpinan Daerah dan Kepolisian Didesak Bertanggung Jawab*

Senin, 27 Juli 2026 - 11:21 WIB

Dari Garut Menuju Jambore Nasional, Ayi Suryana Dorong Pramuka Jadi Generasi Tangguh dan Berkarakter

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:52 WIB

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:41 WIB

Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:38 WIB

Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru