RAGAP Tinjau Lokasi dan Sosialisasikan Dampak Lingkungan Jelang Penanaman Pohon di Pasir Pogor

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Organisasi Rakyat Garut Peduli (RAGAP) terus mengukuhkan perannya dalam pelestarian lingkungan dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi dampak lingkungan sekaligus pengecekan kesiapan lokasi menjelang pelaksanaan penanaman pohon akbar di Kampung Pasir Pogor, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret RAGAP dalam menjaga kelestarian bantaran Sungai Cimanuk yang selama ini terdampak kerusakan ekologis.

Sekretaris RAGAP, Eldy Supriadi, menjelaskan bahwa aksi penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup di sekitar aliran Sungai Cimanuk. Menurutnya, degradasi lingkungan di wilayah tersebut perlu segera diatasi melalui aksi nyata, salah satunya dengan penghijauan.

“Ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tapi juga bagian dari upaya mengedukasi masyarakat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sungai Cimanuk memiliki peran vital, dan keberadaannya harus kita jaga dari kerusakan,” ujar Eldy saat ditemui di lokasi peninjauan. Kamis, (01/05/2025).

Dalam kegiatan ini, hadir pula perwakilan dari Kelurahan Paminggir beserta staf Kecamatan Garut Kota. Mereka bersama tim RAGAP meninjau langsung lokasi yang berada di bantaran Sungai Cimanuk, tepatnya di area yang berdekatan dengan pemakaman umum.

Di sisi lain,peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis, termasuk jarak tanam, kondisi serta tekstur tanah yang akan digunakan untuk penanaman pohon.

Lurah Paminggir, Iwan Setiawan, menyambut baik inisiatif RAGAP. Ia menilai kegiatan ini sangat positif dalam mendukung program pemerintah untuk penghijauan dan pengurangan risiko bencana banjir.

“Kami dari pihak kelurahan siap mendukung penuh. Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk turut peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Selain meninjau lokasi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi kepada warga sekitar mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan dampak positif dari penghijauan. Edukasi disampaikan langsung oleh tim RAGAP kepada warga yang hadir di lokasi, dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dan mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Rencananya, aksi penanaman pohon akbar ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas pecinta alam, organisasi kepemudaan, hingga tokoh masyarakat.

Sementara, ada beberapa jenis pohon yang akan ditanam pun dipilih sesuai dengan karakteristik tanah di bantaran sungai, seperti pohon mahoni, trembesi, dan beberapa jenis tanaman keras lainnya yang berfungsi menahan erosi.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk aktivis lingkungan di Garut. Menurut mereka, penghijauan di bantaran sungai bukan hanya berdampak pada estetika, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kestabilan tanah, mencegah longsor, serta menurunkan risiko banjir saat musim hujan.

Di akhir kegiatan, Eldy Supriadi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan. “Mari kita jadikan aksi ini sebagai gerakan bersama. Setiap pohon yang kita tanam adalah investasi untuk masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan upaya pelestarian lingkungan di wilayah bantaran Sungai Cimanuk dapat berjalan berkesinambungan dan menjadi contoh nyata kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi sosial dalam menjaga bumi. (DIX)
Baca Juga :  DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru