Sosialisasi Pupuk Cair Organik Mandraguna di Sukabakti Disambut Baik dan Antusias Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Sosialisasi pupuk cair organik Mandraguna yang digelar di Aula Kantor Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, mendapat sambutan hangat dari para petani. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani mengenai manfaat pupuk organik dalam meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan.

Direktur BUMDes SKB Mandiri, Feri Feryanto, yang menjadi penggerak kegiatan ini menyampaikan bahwa penggunaan pupuk cair organik Mandraguna dapat menjadi solusi pertanian yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

“Kami ingin memperkenalkan teknologi pertanian berbasis organik agar petani bisa mendapatkan hasil yang lebih baik tanpa merusak kesuburan tanah,” ujar Feri. Rabu, (05/03/2025).

Kepala Desa Sukabakti, Wawan Gunawan, juga mengapresiasi sosialisasi ini dan berharap petani di desanya dapat memanfaatkan pupuk organik Mandraguna untuk meningkatkan produktivitas mereka.

“Kami sangat mendukung inovasi ini karena pupuk organik bukan hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem pertanian,” kata Wawan.

Sementara itu, Owner PT. Mandraguna Pusaka Indonesia, H. Muhammad Rian, menjelaskan bahwa pupuk Mandraguna diformulasikan untuk memberikan nutrisi maksimal bagi tanaman tanpa dampak negatif bagi lingkungan.

“Pupuk ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang. Kami ingin membantu petani agar lebih unggul dan sejahtera,” ujarnya.

Para petani yang hadir merespons positif sosialisasi ini dan berharap penggunaan pupuk cair organik Mandraguna dapat membantu mereka meningkatkan hasil pertanian secara lebih ekonomis dan berkelanjutan. (Eldy)

Baca Juga :  Polisi Cek Lokasi Kebakaran Rumah Panggung di Cikelet

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Ketua KADIN Garut Terpilih Agus Ridwan Tegaskan Komitmen Bangun Iklim Usaha Inklusif
Petani Tembakau Geram, DBHCT Tak Tepat Sasaran, APTI Tuduh Ada Manipulasi Pendataan di Desa
SOR Kerkof Garut Dipadati Warga, Ruang Publik Rekreasi dan UMKM Tumbuh Pesat
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:19 WIB

Ketua KADIN Garut Terpilih Agus Ridwan Tegaskan Komitmen Bangun Iklim Usaha Inklusif

Berita Terbaru