Tanggapan Terhadap Pernyataan Kadis PUPR Kabupaten Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Saya mengapresiasi upaya Kadis PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, dalam menjelaskan kebijakan terkait izin klub malam. Namun, saya merasa perlu menyampaikan beberapa poin yang menjadi perhatian masyarakat.

Pertama, meskipun peraturan yang ada mungkin berlandaskan pada KBLI, penting untuk mempertimbangkan dampak sosial dan budaya dari keberadaan klub malam di daerah kita. Banyak warga yang merasa keberadaan tempat hiburan malam dapat memicu berbagai masalah, seperti peningkatan kriminalitas dan gangguan ketertiban umum.

Kedua, sebaiknya kita melakukan dialog terbuka dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan kekhawatiran mereka. Keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan dapat membantu menciptakan solusi yang lebih baik dan berkelanjutan.

Ketiga, saya mendorong pemerintah untuk mengeksplorasi alternatif hiburan yang lebih positif dan sesuai dengan nilai-nilai lokal. Ini bisa menjadi peluang untuk mengembangkan sektor pariwisata yang lebih ramah masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi tanpa mengorbankan moral dan sosial.

Maka dengan sangat kecewa atas dibolehkannya Club Malam di Limbangan yg di camtumkan pada RDTR dari Dinas PPUR dengan ini saya menolak keras dan diminta segera untuk direvisi dengan hiburan alternatif yg positif.

Semoga kita bisa bersama sama mencari solusi yang terbaik untuk Kabupaten Garut khususnya Kecamatan Limbangan.

Holil Aksan Umarzen
Ketum PM Gatra

Baca Juga :  Polisi Evaluasi Kecelakaan Lalu Lintas Truk Engkel Terguling

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Gol Cepat Beckham Antar Persib Tekuk Persija 1-0, Maung Bandung Puncaki Klasemen
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:42 WIB

Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan

Berita Terbaru