H aceng malki Selamat Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut, 

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 15 februari 2026 -Momentum Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Aceng Malki, menegaskan bahwa usia dua abad lebih adalah cermin panjang perjalanan sejarah yang seharusnya melahirkan kematangan dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Kabupaten Garut yang berdiri sejak 1813 bahkan lebih tua dari Republik Indonesia. Artinya, daerah yang dikenal dengan filosofi Gumiwang Tanjeur Dangiang ini memiliki akar sejarah, budaya, dan perjuangan yang kuat. Namun sejarah panjang itu harus dibuktikan dengan kemajuan nyata, bukan sekadar kebanggaan simbolik.

Menurutnya, usia 213 tahun seharusnya menjadi momentum refleksi total. Apakah pembangunan sudah benar-benar merata hingga desa-desa? Apakah angka kemiskinan dan pengangguran menunjukkan penurunan signifikan? Apakah pelayanan publik sudah cepat, transparan, dan bebas dari praktik yang merugikan rakyat?

Baca Juga :  “Arogan dan Tidak Etis” — Rudy Gunawan Kritik Keras Langkah Pemkab di Polemik Teras Cimanuk

Ia menekankan bahwa hari jadi bukan hanya panggung ucapan selamat dan pesta rakyat, tetapi saat yang tepat untuk mengaudit diri. Pemerintah daerah harus berani membuka data,

 mengevaluasi kebijakan, dan memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berpihak pada masyarakat kecil.

Aceng Malki juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi yang konsisten. Garut yang telah berusia lebih dari dua abad tidak boleh tertinggal dalam hal inovasi pelayanan, digitalisasi, serta transparansi pengelolaan anggaran. Daerah tua harus memiliki semangat muda dalam berbenah.

Generasi muda Garut, lanjutnya, membutuhkan lebih dari sekadar slogan kebanggaan daerah. Mereka membutuhkan akses pendidikan berkualitas, peluang kerja yang nyata, dan ruang partisipasi dalam pengambilan kebijakan. Tanpa itu, semangat Gumiwang Tanjeur Dangiang akan kehilangan makna substantifnya.

Baca Juga :  Polsek Malangbong Cek Lokasi Kebakaran yang Hanguskan Satu Rumah Panggung

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan Garut terletak pada masyarakatnya—petani, santri, pelaku UMKM, dan komunitas adat—yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi dan budaya. Kebijakan pembangunan harus menyentuh langsung kebutuhan mereka, bukan hanya berorientasi pada proyek jangka pendek.

Di usia ke-213 ini, Garut harus berani menjadikan sejarah panjangnya sebagai energi perubahan. Bukan sekadar bangga karena tua sebelum Indonesia merdeka, tetapi bangga karena mampu membuktikan diri sebagai daerah yang adil, transparan, dan benar-benar sejahtera bagi seluruh rakyatnya.

Berita Terkait

Regenerasi Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syafiuddin Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Momentum Kebangkitan Kader Muda
Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan
Cacan Cahyadi SH: Kepatuhan pada AD/ART Kunci Penguatan PPP Jelang Muscab Garut
Dirut PDAM Garut Dadan Hidayatulloh Buka Suara soal Kenaikan Biaya Admin, Siapkan Evaluasi Menyeluruh
HMI Garut Soroti Polemik Pernyataan Wakil Bupati: “Garut Butuh Kepemimpinan Selaras, Bukan Dualisme Di puncak Kekuasaan”
Jelang Purna Tugas, Sekda Garut Nurdin Yana Tegaskan Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Digelar Juli 2026
Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Ketua DPRD Tegaskan Evaluasi Kinerja Pemda dan Bentuk Pansus
MUSKERCAB I PCNU Garut Perkuat Konsolidasi, H. Aceng Malki Dorong Harlah NU 2026 Berdampak Sosial
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:07 WIB

Regenerasi Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syafiuddin Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Momentum Kebangkitan Kader Muda

Kamis, 2 April 2026 - 19:29 WIB

Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:49 WIB

Cacan Cahyadi SH: Kepatuhan pada AD/ART Kunci Penguatan PPP Jelang Muscab Garut

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:34 WIB

Dirut PDAM Garut Dadan Hidayatulloh Buka Suara soal Kenaikan Biaya Admin, Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Senin, 30 Maret 2026 - 23:40 WIB

HMI Garut Soroti Polemik Pernyataan Wakil Bupati: “Garut Butuh Kepemimpinan Selaras, Bukan Dualisme Di puncak Kekuasaan”

Berita Terbaru