Rutinitas Tahunan HJG ke-213 Disorot FMP, Pembangunan Dinilai Belum Berpihak pada Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com 18 februari 2026 – Perayaan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 di Garut menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Ketua Umum Forum Mahasiswa Peundeuy (FMP), Galih Raksa Yuliansyah, mengkritik perayaan yang dinilai lebih menonjolkan kemeriahan seremoni dibandingkan realitas persoalan sosial yang masih membelit masyarakat.

 

Menurut Galih, usia 213 tahun Kabupaten Garut seharusnya mencerminkan kematangan dalam menentukan arah pembangunan. Namun, ia menilai terdapat kontras antara gemerlap panggung perayaan dan kondisi sebagian warga yang masih bergulat dengan kemiskinan serta infrastruktur yang belum memadai.

 

“Di atas panggung, sorot lampu menari-nari, pejabat merayakan budaya dan seni. Namun di sisi lain, rakyat harus bermanuver menghindari lubang jalan rusak setiap hari. Ini paradoks yang menyakitkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala Desa dan Sekdes Pasirkiamis Dinilai Tak Etis, RRG Pertanyakan Transparansi DTKS — DPMD Diminta Beri Sanksi

 

Ia menyoroti sejumlah persoalan mendasar, mulai dari kerusakan jalan desa, kualitas pendidikan yang dinilai belum optimal, hingga tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat kecil. Menurutnya, perayaan tahunan akan kehilangan makna apabila tidak dibarengi kebijakan yang berpihak pada kebutuhan dasar rakyat.

 

“Garut butuh perbaikan, bukan sekadar tarian. Garut butuh jalan mulus, bukan sekadar janji halus,” tegasnya.

 

Galih menegaskan, kritik yang disampaikan bukan bentuk penolakan terhadap budaya. Ia menyatakan dukungan terhadap pelestarian seni dan tradisi daerah, namun menilai skala prioritas pembangunan perlu ditinjau kembali agar lebih tepat sasaran.

 

“Kami tidak anti budaya, tapi kami anti pada prioritas yang salah,” katanya.

Baca Juga :  Regenerasi Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syafiuddin Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Momentum Kebangkitan Kader Muda

 

Melalui momentum HJG ke-213, FMP mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk menempatkan keadilan sosial sebagai pijakan utama pembangunan, sejalan dengan amanat Pancasila. Ia juga mengajak pemuda dan mahasiswa untuk tidak berhenti pada diskusi, melainkan terlibat dalam aksi nyata dan solusi konkret.

 

“Dari diskusi ke lapangan, dari kritik ke solusi. Jadikan budaya bukan sekadar pentas panggung, tetapi alat pemberdayaan. HJG ke-213 ini bukan akhir, melainkan awal kebangkitan menuju Garut bebas kemiskinan dan masyarakat yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

 

Meski diwarnai kritik, Galih tetap menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Garut ke-213 seraya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum ini sebagai refleksi bersama untuk membenahi arah pembangunan daerah. (**)

Berita Terkait

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:11 WIB

ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Berita Terbaru