Ingin Kerja ke Jepang? LPK Bogakabisa Siapkan Beasiswa Kaigo dan Pelatihan Skill Worker, Solusi Karier Internasional bagi Generasi Muda Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com | 02 Maret 2026 – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bogakabisa terus memperkuat perannya sebagai jembatan penyaluran tenaga kerja profesional ke luar negeri. Melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi skill worker, lembaga ini mempersiapkan calon pekerja migran untuk berbagai negara tujuan seperti Jepang, Australia, Turki hingga Amerika Serikat.

Direktur LPK Bogakabisa, Sudiansa Derlan yang akrab disapa Pak Derlan, menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada pembekalan bahasa serta keterampilan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara tujuan.

“LPK Bogakabisa bergerak di bidang penyaluran tenaga kerja ke beberapa negara. Kami mempersiapkan tenaga kerja untuk Jepang, Australia, Turki sampai Amerika,” ujarnya.

Fokus Bahasa Jepang dan Sertifikasi Skill Worker

Saat ini, LPK Bogakabisa memprioritaskan pelatihan bahasa Jepang hingga level N4 sebagai standar kelulusan sebelum peserta diberangkatkan. Selain pembelajaran bahasa, peserta juga dibekali pemahaman budaya, kedisiplinan, etika sosial, serta pengenalan kehidupan masyarakat Jepang agar mampu beradaptasi dengan baik.

“Semua siswa di sini selain diajarkan bahasa Jepang sampai level N4, juga dibekali skill worker. Kami memberikan materi budaya Jepang, kedisiplinan, sopan santun, serta pengenalan kehidupan di sana agar mereka siap beradaptasi,” jelas Pak Derlan.

Durasi pelatihan berlangsung antara tiga hingga enam bulan, tergantung kemampuan masing-masing peserta.

Bahkan, ada peserta yang mampu menyelesaikan 50 bab materi dalam waktu tiga bulan dan telah layak mengikuti proses wawancara kerja.
Setelah dinyatakan lolos wawancara dan medical check up, peserta kemudian diberangkatkan sesuai prosedur dan regulasi negara tujuan.

Baca Juga :  Ketua DPC PPKHI Garut Budi Rahadian. SH., Apresiasi Raperda Bantuan Hukum: Wujud Amanat Keadilan Sosial dalam Pancasila

Batas Usia dan Sektor Pekerjaan
LPK Bogakabisa menetapkan batas usia peserta antara 20 hingga 35 tahun, mengikuti regulasi negara tujuan yang mengutamakan usia produktif.

“Di atas 35 tahun tidak bisa, karena itu regulasi dari beberapa negara untuk masa produktif,” ungkapnya.

Untuk penempatan kerja di Jepang, peluang terbuka di berbagai sektor, di antaranya:

Pertanian
Pengelasan (welding)
Konstruksi
Kesehatan (caregiver/perawat) melalui skema Tokutei Ginou (TG)
Semua job order disiapkan dan ditawarkan kepada calon peserta agar dapat memilih sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Ke depan, LPK Bogakabisa juga berencana mengembangkan pelatihan bahasa Inggris dan Jerman apabila terdapat permintaan dari negara-negara Eropa.

Buka Pusat Informasi Beasiswa Kaigo–Bogakabisa
Komitmen dalam mencetak tenaga kerja profesional semakin diperkuat dengan dibukanya Pusat Informasi Beasiswa ke Jepang melalui Program Kaigo–Bogakabisa.

Program ini menawarkan skema dua tahap terstruktur:

Tahap 1
Peserta memperoleh beasiswa pendidikan 100 persen selama dua tahun di sekolah mitra Jepang.

Tahap 2
Setelah lulus, peserta melanjutkan kontrak kerja resmi selama lima tahun di Jepang.

Program ini dirancang untuk memastikan peserta memiliki kompetensi akademik, keterampilan kerja, serta kesiapan mental sebelum memasuki dunia kerja profesional di sektor kesehatan.

Fasilitas dan Benefit Program Kaigo

1. Benefit Pendidikan & Finansial
Beasiswa pendidikan penuh selama 2 tahun
Uang saku bulanan selama masa studi
Fasilitas asrama
Konsumsi (makan pagi dan malam)
Peluang penghasilan tetap setelah kontrak kerja berjalan

Baca Juga :  Indra Anwar Mawardi: Penambahan Kuota Haji Garut Keputusan Final Kementerian, Kantor Baru Segera Dibahas Pemda

2. Benefit Karier & Profesional
Kontrak kerja resmi selama 5 tahun di Jepang
Sertifikat kompetensi internasional
Pengalaman kerja sektor kesehatan bertaraf global
Peluang perpanjangan kontrak atau peningkatan jenjang karier
Nilai tambah untuk karier di dalam maupun luar negeri setelah kembali ke Indonesia

3. Benefit Pengembangan Diri
Kemampuan bahasa Jepang bersertifikat minimal N4
Pengalaman hidup dan adaptasi budaya internasional
Peningkatan kedisiplinan dan etos kerja
Kemandirian finansial di usia produktif

4. Benefit Jangka Panjang
Peluang menabung dalam mata uang yen
Kesempatan membangun modal usaha setelah kembali ke tanah air
Transfer ilmu dan pengalaman kerja internasional ke daerah asal

“Kami siapkan peserta bukan hanya bahasa Jepang sampai level N4, tetapi juga pembekalan budaya, kedisiplinan, serta pemahaman kehidupan di Jepang agar mereka siap beradaptasi,” tegas Pak Derlan.

Dengan skema pendidikan sekaligus jaminan kerja resmi, LPK Bogakabisa hadir sebagai solusi alternatif bagi masyarakat Garut, Jawa Barat, hingga Indonesia yang ingin membangun masa depan melalui jalur profesional di luar negeri, khususnya Jepang.

Program ini menjadi peluang strategis di tengah tingginya kebutuhan tenaga kerja sektor kesehatan dan caregiver di Jepang, sekaligus membuka ruang besar bagi tenaga kerja Indonesia yang terlatih, bersertifikat, dan siap bersaing di kancah internasional. (Hil)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru