Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Tinjau Lansia Korban Kebakaran di Mekarmukti Cilawu, Ajak Semua Pihak Segera Bergerak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mengunjungi seorang lansia korban kebakaran, Mak Isah, di Kampung Wangun Jaya, RT 03 RW 10, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Selasa (10/03/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah mengalami musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Peristiwa tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang dengan cepat melalap bangunan rumah milik Mak Isah hingga hangus tak tersisa beserta seluruh harta benda di dalamnya.

Akibat kejadian itu, Mak Isah yang merupakan seorang lansia dan janda tua kini harus menumpang sementara di rumah kerabatnya. Kondisi tersebut memantik perhatian berbagai pihak, termasuk wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan yang datang langsung melihat kondisi korban.

Dalam kunjungannya, Yudha didampingi jajaran pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cilawu. Ia datang untuk memastikan kondisi Mak Isah sekaligus memberikan dukungan moral serta mendorong upaya bantuan yang dapat segera direalisasikan.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027, Camat Karangpawitan Tekankan Pembangunan Berdampak Langsung bagi Kesejahteraan Warga

“Hari ini saya bersama rekan-rekan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cilawu.

Harapan saya Pemkab Garut bisa mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari Dinas Perumahan dan Permukiman, dari CSR berbagai badan usaha, termasuk lembaga pengumpul dana umat seperti Badan Amil Zakat Nasional.

Karena Mak Isah ini seorang lansia dan janda tua, tentunya membutuhkan perhatian semua pihak,” ujar Yudha usai mengunjungi Mak Isah.

Selain itu, Yudha juga meminta kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar segera berkoordinasi dengan Sentra Terpadu Pangudi Luhur untuk melakukan asesmen terhadap kondisi Mak Isah. Hal tersebut diharapkan dapat membuka peluang bantuan Rumah Sejahtera Terpadu dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Menurutnya, bantuan tersebut dapat menjadi solusi bagi Mak Isah agar kembali memiliki tempat tinggal yang layak setelah rumahnya habis dilalap api.

Baca Juga :  DKKG Garut Gelar Festival Pembudayaan Olah Raga Tradisional, Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

Ia juga mendorong pemerintah desa dan kecamatan setempat agar segera menyusun proposal pengajuan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Garut, Baznas, berbagai badan usaha melalui program CSR, hingga kepada Kementerian Sosial.

“Harapan saya pemerintah desa dan pemerintah kecamatan bisa membuat proposal yang ditujukan ke Pemkab Garut, Baznas maupun berbagai badan usaha, termasuk proposal ke Kementerian Sosial untuk pengajuan bantuan rumah sejahtera terpadu bagi Mak Isah,” katanya.

Yudha menambahkan, saat ini Mak Isah tinggal sementara di rumah anaknya, Anto, yang juga terdampak kebakaran tersebut.

“Mak Isah ini suaminya sudah meninggal dan sementara tinggal di rumah anaknya, Pak Anto, yang rumahnya juga terdampak kebakaran. Semoga Pemkab Garut bisa gerak cepat membantu warganya yang terkena musibah. Apalagi Mak Isah seorang lansia dan janda tua yang membutuhkan perhatian kita semua,” pungkasnya. (**)

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB