Dorong Kualitas Pendidikan, Ajang Talenta SD se-Kecamatan Karangpawitan Siap Melaju ke Tingkat Kabupaten

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Ajang talenta pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Karangpawitan tahun 2026 resmi digelar. Kegiatan yang diinisiasi oleh PGRI Kecamatan Karangpawitan ini menghadirkan berbagai perlombaan bergengsi, di antaranya Lomba Cerdas Cermat (LCC), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Sapta Lomba Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan LCC yang berlangsung meriah dan diikuti oleh seluruh sekolah dasar di wilayah Karangpawitan. Kompetisi ini menjadi momentum strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada aspek literasi dan numerasi siswa.

Sebanyak 60 sekolah dasar turut ambil bagian dalam LCC tahun ini. Pelaksanaan lomba dilakukan melalui dua tahap, yakni tingkat gugus dan tingkat kecamatan. Dari enam gugus yang masing-masing terdiri dari 10 sekolah, dipilih juara pertama dan kedua untuk melaju ke tingkat kecamatan hingga menghasilkan 12 besar.

Koordinator Pengawas (Korwas) Bidang Pendidikan Kecamatan Karangpawitan, Drs. H. Jujun Juhendi, M.Pd., menjelaskan bahwa ajang talenta tahun ini dikemas secara terpadu sebagai upaya pembinaan siswa melalui berbagai bidang kompetensi.

Baca Juga :  Kurangi Kemacetan Mudik Lebaran, Dedi Mulyadi Salurkan Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut

“ini adalah ajang talenta tahun 2026 yang dikemas dengan berbagai kegiatan di antaranya LCC, FLS3N, OSN, O2SN, dan Sapta Lomba PAI jenjang sekolah dasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, khusus untuk LCC merupakan program pemerintah daerah yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan April dan Oktober. Pelaksanaan kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sebelumnya digelar pada Oktober tahun lalu.

“Alhamdulillah, di bulan April ini kita bisa kembali melaksanakan LCC. Untuk FLS3N, OSN, O2SN, dan Sapta Lomba PAI akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pelaksanaan LCC tahun ini menitikberatkan pada aspek literasi dan numerasi (litnum). Hal ini dilatarbelakangi oleh menurunnya capaian literasi dan numerasi di tingkat Kabupaten Garut.

“ LCC sekarang menginduk kepada literasi dan numerasi? Karena saat ini capaian litnum di Kabupaten Garut mengalami penurunan. Maka ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkannya,” ungkapnya.

Seluruh sekolah berpartisipasi aktif dalam kompetisi ini. Dari 12 besar yang bertanding di tingkat kecamatan, akhirnya ditentukan juara satu, dua, dan tiga.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Komisi X Hoerudin Amin Soroti Pendidikan Garut, 800 Sekolah Rusak dan Angka Putus Sekolah Tinggi, Minta Pemkab Segera Berbenah

Dalam hasil akhir, SDN 3 Lebak Jaya berhasil meraih juara pertama dengan perolehan nilai 1.300 poin dan berhak mewakili Kecamatan Karangpawitan ke tingkat Kabupaten Garut yang akan digelar pada 15–16 April 2026. Posisi juara kedua diraih oleh SDN Situjaya dengan perolehan 800 poin, disusul SDN 2 Lengkongjaya di posisi ketiga dengan raihan 700 poin.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang mendapatkan pembinaan serta penghargaan melalui dukungan anggaran pemerintah daerah. Juara pertama memperoleh Rp2.500.000, juara kedua Rp1.500.000, dan juara ketiga Rp1.000.000.

Jujun berharap, melalui kegiatan ini para siswa semakin termotivasi untuk giat belajar serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi yang dinilai masih perlu perhatian serius.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar. Literasi dan numerasi harus terus ditingkatkan, baik oleh siswa maupun guru di satuan pendidikan masing-masing,” pungkasnya.

Ke depan, seluruh cabang lomba lainnya seperti FLS3N, OSN, O2SN, dan Sapta Lomba PAI akan digelar pada Mei 2026 dengan sistem seleksi yang sama, yakni hanya juara pertama yang akan mewakili Kecamatan Karangpawitan ke tingkat kabupaten. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Tim Nusaharianmedia

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru