Nusaharianmedia.com 06 Mei 2026 – Padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Guntur, Kabupaten Garut, memicu kritik tajam terhadap kinerja pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten Garut.
Kondisi jalan yang gelap dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan dan membuka potensi tindak kriminalitas.
Aktivis Dadang Celi secara tegas menyebut persoalan ini sebagai bentuk kelalaian yang tidak bisa dianggap sepele.
Ia menilai Dishub Garut gagal menjalankan fungsi dasar dalam memastikan infrastruktur penerangan jalan tetap berfungsi dengan baik.
“Ini bukan persoalan kecil. Kalau PJU mati dibiarkan, itu sama saja membiarkan masyarakat dalam kondisi rawan,” tegasnya.
Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya memiliki sistem pengawasan dan respons cepat terhadap laporan kerusakan fasilitas publik.
Minimnya penanganan cepat terhadap PJU yang mati menunjukkan lemahnya manajemen pemeliharaan infrastruktur di lapangan.
Warga yang melintas di kawasan tersebut mengaku terpaksa ekstra waspada, terutama pada malam hari dengan kondisi jalan yang minim pencahayaan.
Aktivis mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Garut untuk segera turun tangan tanpa menunggu jatuhnya korban.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang dan memperburuk kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah daerah.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi Nusaharianmedia









