Nusaharianmedia.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Advokat Sunda Indonesia (PAKSI) Kabupaten Garut resmi melantik jajaran pengurus periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Jum’at (15/05/2026), di Gedung Kerta Mukti Adil Paramata, Kabupaten Garut.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU. jajaran Forkopimcam Samarang, para advokat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas dan sinergi antaradvokat di Kabupaten Garut.
Dalam pelantikan tersebut, Miraj Gumbira, SH., MH. resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD PAKSI Kabupaten Garut. Sementara posisi Sekretaris dijabat oleh Risman Nuryadi, SH., MH., dan Bendahara dipercayakan kepada Hermansyah, SH.
Sebanyak 38 pengurus dan anggota resmi dilantik untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa PAKSI Garut lebih aktif dalam memberikan edukasi hukum, pendampingan masyarakat, serta menjaga marwah profesi advokat di tengah dinamika perkembangan hukum saat ini.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PAKSI Garut Miraj Gumbira, SH., MH., menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan profesi advokat sebagai penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada keadilan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa PAKSI bukanlah organisasi advokat baru, melainkan sebuah paguyuban yang menghimpun berbagai organisasi advokat yang telah ada sebelumnya, seperti Peradi, KAI, AAI, IKADIN, Advokai, hingga PPKHI.
“PAKSI terdiri dari berbagai organisasi advokat. Jadi semua organisasi advokat disatukan dalam Paguyuban Advokat Sunda Indonesia,” ujarnya.
Menurut Miraj, paguyuban tersebut dibentuk sebagai wadah silaturahmi, diskusi, dan penguatan solidaritas antaradvokat Sunda tanpa membedakan latar belakang organisasi profesi masing-masing.
“Kita merasa sebagai orang Sunda dan sama-sama pengacara, maka disatukan dalam paguyuban ini. Tapi bukan berarti rasis. Ini lebih kepada wadah kebersamaan,” katanya.
Miraj juga menegaskan bahwa PAKSI tidak menerbitkan kartu tanda anggota untuk kepentingan beracara di pengadilan. Organisasi tersebut lebih difokuskan pada kegiatan sosial dan bantuan hukum kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan pendampingan hukum.
“Tujuan utamanya agar bisa membantu masyarakat pencari keadilan yang tidak mampu. Untuk sementara konsultasi hukum kita gratiskan,” ungkapnya.
Selain itu, PAKSI Garut berencana turun langsung ke desa-desa dan kecamatan untuk memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, PAKSI akan berupaya menjalin sinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.
“Kita ingin bersinergi dengan Polres dan Pemda untuk memberikan edukasi dan penyuluhan hukum kepada masyarakat,” tambahnya.
Saat ini, PAKSI baru terbentuk di tiga daerah, yakni Bandung, Tasikmalaya, dan Garut sebagai DPD ketiga yang resmi dilantik.
Terkait program prioritas pascapelantikan, Miraj menyebut pihaknya akan membahas lebih lanjut melalui rapat kerja organisasi. Namun, fokus utama saat ini adalah penguatan bantuan hukum secara pro bono bagi masyarakat kurang mampu.
“Prioritas utama kita membantu masyarakat pencari keadilan. Saya pribadi juga saat ini banyak menangani perkara-perkara pro bono,” jelasnya.
Sementara itu, mengenai kemungkinan PAKSI menjadi kuasa hukum pemerintah daerah, Miraj menyebut hal tersebut masih terbuka dan akan disesuaikan dengan mekanisme masing-masing kantor hukum anggota.
“Kalau organisasi secara langsung mungkin agak repot, lebih baik melalui kantor masing-masing. Tapi tidak menutup kemungkinan jika memang ada hal yang baik dan menguntungkan,” katanya.
Untuk sementara, sekretariat DPD PAKSI Garut berada di kawasan Perum Rancabango Permai, Kabupaten Garut, yang difungsikan sebagai pusat koordinasi sekaligus tempat pengaduan masyarakat.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh pengurus serta tamu undangan sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru DPD PAKSI Kabupaten Garut periode 2026–2031.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia









