Polemik Korwil Pendidikan dan Isu Rp25 Juta, Eldy Supriadi: Alarm Keras, Bupati Jangan Diam

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.Com– Polemik pengangkatan kembali Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan di Kabupaten Garut tidak lagi bisa dianggap sebagai isu biasa. Di tengah minimnya transparansi, mencuat dugaan adanya “mahar jabatan” hingga Rp25 djuta per korwil angka yang, jika benar, mencerminkan rusaknya tata kelola pendidikan.

Isu ini kini menjadi sorotan masyarakat dan pengamat publik. Mereka menilai Dinas Pendidikan (Disdik) Garut perlu segera dievaluasi secara menyeluruh guna menjawab kegelisahan publik yang kian meluas.

Eldy Supriadi secara tegas menyebut situasi ini sebagai alarm keras bagi kepemimpinan daerah. Ia mendesak Bupati Garut untuk tidak bersikap pasif dan segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan evaluasi dari level kepala seksi (kasi), kepala bidang (kabid), hingga kepala dinas (kadis).

“Ini bukan sekadar isu. Ini sudah masuk kategori darurat integritas. Kalau benar ada transaksi jabatan, maka ini penghinaan terhadap dunia pendidikan,” tegas Eldy.

Baca Juga :  SPPG Pasirkiamis Diduga Lalai terhadap Standar Keselamatan, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Produksi

Menurutnya, pengangkatan korwil yang dilakukan tanpa keterbukaan publik justru memperkuat kecurigaan. Ketiadaan penjelasan resmi yang komprehensif membuka ruang spekulasi, termasuk dugaan praktik pungutan yang mencederai etika birokrasi.

Eldy menegaskan, jabatan korwil bukan posisi administratif biasa. Perannya sangat strategis dalam mengawal mutu pendidikan di tingkat wilayah, sehingga harus diisi oleh figur yang berintegritas, bukan hasil transaksi.

“Kalau jabatan bisa dibeli, maka yang dikorbankan adalah kualitas pendidikan. Ini berbahaya dan tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.

Ia juga mendesak dilakukan audit terbuka dan menyeluruh terhadap proses pengangkatan tersebut. Bahkan, jika ditemukan indikasi pelanggaran, aparat penegak hukum diminta segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Gelar Pesona Budaya Garut 2026 dalam Perspektif Bahasa, Budaya, dan Pembangunan Daerah

“Jangan tunggu gaduh makin besar. Kalau ada indikasi pelanggaran, harus diusut. Jangan ada pembiaran,” Lebih lanjut, Eldy mengingatkan bahwa sikap diam pemerintah hanya akan memperburuk situasi. Ketika publik tidak mendapatkan kejelasan, maka ketidakpercayaan akan tumbuh dan berpotensi merusak legitimasi kebijakan pemerintah daerah.

“Bupati harus bersikap. Evaluasi total harus dilakukan. Kalau tidak, publik akan menilai ada yang disembunyikan,” tandasnya. Polemik ini menjadi ujian serius bagi komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam menjaga integritas sektor pendidikan. Transparansi dan akuntabilitas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Jika tidak ada langkah tegas dalam waktu dekat, isu ini berpotensi berkembang menjadi krisis kepercayaan yang lebih luas tidak hanya terhadap kebijakan pendidikan, tetapi juga terhadap kepemimpinan daerah secara keseluruhan.( Wn)

Berita Terkait

Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Berita Terbaru