Aspirasi Relawan SPPG Diterima DPRD Garut, Ayi Suryana Pastikan Delapan Poin Tuntutan Tersampaikan ke Pemerintah Pusat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  – Ratusan relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tergabung dalam Aliansi Relawan MBG Kabupaten Garut menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Garut, Senin (6/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan delapan poin tuntutan kepada pemerintah sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus mendesak adanya perbaikan tata kelola, kepastian hukum, perlindungan bagi relawan dan mitra, serta pencabutan moratorium pembangunan dapur MBG.

 

Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan relawan diterima oleh pimpinan DPRD Kabupaten Garut bersama Bupati Garut dalam audiensi yang berlangsung di Gedung DPRD. Pada kesempatan itu, para relawan menyerahkan secara langsung delapan poin tuntutan sebagai bahan masukan terkait pelaksanaan program MBG di Kabupaten Garut.

 

Perwakilan Aliansi Relawan MBG Kabupaten Garut, Rian Muntamar, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan merupakan bentuk penolakan terhadap program unggulan Presiden, melainkan upaya menyampaikan aspirasi agar pelaksanaan program semakin baik serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat.

 

“Ini adalah aksi yang dilakukan oleh para relawan MBG se-Kabupaten Garut. Berdasarkan data yang kami himpun, ada sekitar 200 dapur yang terlibat, meskipun jumlah perwakilan yang hadir bervariasi,” ujar Rian.

 

Menurutnya, berbagai kebijakan terkait Program MBG merupakan kewenangan pemerintah pusat. Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Garut bersama DPRD dapat meneruskan seluruh aspirasi relawan kepada pemerintah pusat sebagai pengambil kebijakan.

Baca Juga :  Eldy Supriadi Pertanyakan Konsistensi Larangan THR : LSM, Ormas dan Wartawan Dilarang, Lalu Bagaimana dengan KCD Pendidikan?

 

Rian juga menjelaskan bahwa Program MBG telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan di Kabupaten Garut. Saat ini terdapat sekitar 460 dapur MBG yang melibatkan kurang lebih 6.000 tenaga kerja, mulai dari tenaga dapur, pemasok bahan pangan, hingga pelaku UMKM.

 

“Yang ingin kami tunjukkan kepada pemerintah daerah adalah betapa besarnya lapangan pekerjaan yang dihasilkan dari program ini. Kalau program ini berhenti, bisa dibayangkan berapa banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan,” katanya.

 

Sementara itu, Pimpinan DPRD Kabupaten Garut, Ayi Suryana, SE, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Ketua DPRD dan Bupati Garut telah menerima langsung perwakilan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan.

 

“Alhamdulillah, pada hari ini saya bersama Ketua DPRD dan Bupati Garut dapat menerima perwakilan relawan SPPG. Dari hasil pembicaraan dengan koordinator aksi, kurang lebih terdapat sekitar 400 SPPG yang ada di Kabupaten Garut,” ujar Ayi Suryana.

 

Ia menjelaskan, seluruh aspirasi yang tertuang dalam delapan poin tuntutan telah diterima dan akan menjadi bahan bagi DPRD untuk diteruskan kepada pemerintah pusat. Menurutnya, karena program SPPG dan MBG merupakan kebijakan nasional, maka berbagai persoalan yang disampaikan relawan harus mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kapolres Garut Laksanakan Kunjungan Kerja Ke TK Kemala Bhayangkara 15 dan 23 Garut

 

“Delapan poin tuntutan maupun masukan dari rekan-rekan telah kami terima. Ini akan menjadi modal bagi kami untuk disampaikan kepada pemerintah pusat. Besok kami dijadwalkan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi tersebut,” katanya.

 

Ayi Suryana berharap dialog yang telah dilakukan dapat menghasilkan solusi yang konstruktif bagi seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa apabila masih terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program di lapangan, maka seluruh proses harus dikembalikan pada aturan dan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

 

“Ketika ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya, tentu semuanya harus disesuaikan kembali dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Yang terpenting, program pemerintah ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat sehingga pelaksanaannya harus berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” tegasnya.

 

DPRD Kabupaten Garut pun menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi relawan SPPG agar menjadi bahan evaluasi pemerintah pusat dalam penyempurnaan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi para relawan, pengelola SPPG, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya di daerah. (Hilman)

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Ratusan Relawan MBG Garut Gelar Aksi Damai di DPRD, Dukung Program Presiden Sambil Desak Perbaikan Tata Kelola dan Pencabutan Moratorium Dapur
Hadiri Tasyakur Nelayan Santolo, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Pentingnya Merawat Laut dan Budaya Pesisir
Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM
Pemkab Garut melalui DPPKBPPPA dan Pengadilan Agama Gelar Isbat Nikah Terpadu, Wujudkan Tertib Administrasi Keluarga
Kolaborasi Pemkab Garut melalui Sinergitas Bapenda, OJK, Perbankan, dan Pegadaian Jadi Strategi Baru Dongkrak PAD
‎Semarak HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut, Atraksi Pocil dan Kejutan Danrem 062/Tarumanagara Perkuat Sinergi TNI-Polri
Saat Kritik Politik Memicu Polemik, Bung Kalam Ingatkan Pentingnya Fakta dan Etika Komunikasi: Jangan Campuradukkan Persoalan Politik dan Pemerintahan
Tiga Tokoh Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Garut: Musda Jadi Pertarungan Politik Paling Bergengsi, Taruhkan Pengaruh, Prestise, dan Legitimasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 16:21 WIB

Aspirasi Relawan SPPG Diterima DPRD Garut, Ayi Suryana Pastikan Delapan Poin Tuntutan Tersampaikan ke Pemerintah Pusat

Senin, 6 Juli 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Relawan MBG Garut Gelar Aksi Damai di DPRD, Dukung Program Presiden Sambil Desak Perbaikan Tata Kelola dan Pencabutan Moratorium Dapur

Senin, 6 Juli 2026 - 09:16 WIB

Hadiri Tasyakur Nelayan Santolo, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Pentingnya Merawat Laut dan Budaya Pesisir

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:21 WIB

Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:27 WIB

Pemkab Garut melalui DPPKBPPPA dan Pengadilan Agama Gelar Isbat Nikah Terpadu, Wujudkan Tertib Administrasi Keluarga

Berita Terbaru