Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus mendorong penguatan pembinaan keagamaan dan karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan yang mampu menggali bakat, minat, serta potensi anak sejak usia dini.

 

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Barat beserta jajaran pengurus di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (10/8/2026).

 

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Kabupaten Garut menjadi tuan rumah agenda BKPRMI tingkat Jawa Barat, yakni Gebyar Ustadz Ustadzah Nusantara (GUNTARA) dan Gerakan Masjid Sakinah (GEMAS).

 

Bupati Garut menyambut baik kepercayaan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak-anak dan generasi muda di lingkungan masjid memiliki nilai strategis dalam membangun karakter sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan bakat dan potensi.

 

«“Intinya kompetisi-kompetisi yang dilaksanakan untuk mendorong bakat, minat dan potensi anak-anak kita, khususnya yang aktif di masjid,” ujar Abdusy Syakur Amin.»

 

Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak cukup hanya dilakukan melalui pendidikan formal. Lingkungan keluarga, masyarakat, dan masjid memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta moral anak.

 

Karena itu, Bupati berharap GUNTARA dan GEMAS tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia.

 

«“Kegiatan ini diharapkan juga akan meningkatkan kualitas pemahaman agama dan akhlak dari anak-anak kita generasi muda yang akan datang,” katanya.»

 

Ia menilai keberadaan masjid sebagai pusat pembinaan umat perlu terus diperkuat, terutama dalam memberikan ruang positif bagi anak-anak dan remaja.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Garut Dinilai Hanya Jadi Beban, Publik Desak Dibubarkan di Era Digital

 

Masjid, kata dia, tidak hanya harus dipandang sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai lingkungan yang mampu menumbuhkan kreativitas, kecintaan terhadap agama, kepedulian sosial, serta karakter positif generasi muda.

 

Garut Jadi Tuan Rumah GUNTARA-GEMAS

 

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Jawa Barat, Oleh Soleh, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Garut yang telah menerima dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan BKPRMI di Kabupaten Garut.

 

«“Terima kasih atas penerimaan dan kesediaan Kabupaten Garut untuk melaksanakan kegiatan BKPRMI yang bersifat nasional di tingkat Jawa Barat,” ungkap Oleh Soleh.»

 

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan mencakup GUNTARA dan GEMAS dengan sasaran utama anak-anak usia di bawah enam tahun.

 

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak sejak usia dini melalui pendekatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

 

Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus 2026 di Pendopo Garut. Agenda tersebut akan diikuti peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

 

Kehadiran peserta dari berbagai daerah sekaligus menjadi kesempatan bagi Kabupaten Garut untuk menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda berbasis masjid.

 

BKPRMI berharap dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, pengurus masjid, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat keberhasilan kegiatan tersebut.

 

Menurut Oleh Soleh, pembangunan karakter anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, keluarga, dan masyarakat agar proses pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Baca Juga :  Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas

 

Karena itu, ia mengajak masyarakat Jawa Barat memberikan dukungan dan doa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sekaligus memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi penerus.

 

«“Saya mengajak dan meminta dukungan serta doa kepada seluruh warga Jawa Barat untuk menyukseskan kegiatan BKPRMI dalam rangka membangun karakter generasi penerus yang berakhlakul karimah,” pungkasnya.»

 

Bukan Sekadar Kompetisi

 

Penyelenggaraan GUNTARA dan GEMAS di Garut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial maupun kompetisi semata. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama menghadirkan ruang pembinaan yang positif bagi anak-anak.

 

Di tengah tantangan perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, serta perubahan lingkungan sosial, penguatan pendidikan agama dan akhlak sejak usia dini menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus.

 

Melalui kegiatan berbasis masjid, anak-anak diharapkan tumbuh dalam lingkungan yang mendorong kecintaan terhadap agama, kepercayaan diri dalam mengembangkan bakat, serta kebiasaan untuk membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

 

Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan seperti BKPRMI juga dinilai penting untuk memastikan pembinaan generasi muda tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

 

Pemkab Garut diharapkan terus memperkuat kolaborasi dengan organisasi keagamaan, kepemudaan, keluarga, serta masyarakat guna menghadirkan program pembinaan yang menyentuh langsung kehidupan anak-anak dan generasi muda.

 

Dengan demikian, GUNTARA dan GEMAS bukan hanya menjadi momentum berkumpulnya peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mempersiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, serta memiliki akhlak mulia.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:36 WIB

Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Berita Terbaru