Nusaharianmedia.com 18 Agustus 2826 — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Garut, dinamika politik internal partai mulai menunjukkan arah yang semakin mengerucut. Sejumlah elemen organisasi pendiri dan sayap Partai Golkar mulai menyampaikan sikap politiknya, termasuk Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Garut.
Dalam forum konsolidasi internal yang digelar di Kantor SOKSI Garut, Jalan Pembangunan, kawasan Kampus STAINUS, Tarogong Kidul, SOKSI Garut secara resmi menyatakan dukungan kepada Aris Munandar, S.pd,. untuk maju dalam kontestasi Musda Golkar Kabupaten Garut.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Konsolidasi menjadi ruang bagi para kader untuk membahas dinamika organisasi sekaligus menyerap aspirasi terkait arah kepemimpinan Partai Golkar Garut ke depan.
H. Tandang Santanu, yang akrab disapa Tantan STIE Yasa Anggana, menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan menjadi salah satu hal penting yang harus mendapat perhatian dalam Musda kali ini.
Menurutnya, Aris Munandar merupakan kader yang memiliki pengalaman organisasi dan memahami dinamika politik di tingkat daerah. Selain itu, posisinya sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Garut dinilai menjadi salah satu modal penting dalam memahami persoalan pemerintahan, politik, serta aspirasi masyarakat.
“Aris Munandar merupakan kader asli yang memiliki pengalaman organisasi. Dengan pengalaman yang dimiliki, kami melihat beliau mempunyai kapasitas untuk memimpin dan menjaga soliditas Partai Golkar Garut,” ujar Tantan dalam forum konsolidasi tersebut.
SOKSI Garut menilai kepemimpinan Partai Golkar ke depan membutuhkan figur yang tidak hanya memiliki pengalaman politik, tetapi juga mampu membangun komunikasi dengan seluruh elemen kader.
Kapasitas konsolidasi dinilai menjadi penting mengingat Partai Golkar merupakan organisasi politik yang memiliki struktur hingga tingkat kecamatan dan desa. Karena itu, kepemimpinan hasil Musda diharapkan mampu merangkul seluruh kekuatan internal tanpa meninggalkan kelompok maupun kader yang memiliki perbedaan pandangan.
Dukungan SOKSI terhadap Aris Munandar disebut telah melalui proses pembahasan dan pertimbangan internal dengan memperhatikan aspirasi kader di lapangan.
Sikap tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi menjelang Musda yang dipandang sebagai momentum strategis untuk menentukan arah perjalanan Partai Golkar Kabupaten Garut dalam beberapa tahun mendatang.
Sementara itu, Aris Munandar, S.pd,. menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan SOKSI Garut. Ia berharap seluruh proses Musda dapat berlangsung secara demokratis, kondusif, serta mampu menghasilkan kepemimpinan yang dapat diterima seluruh kader.
Aris juga menekankan pentingnya menjaga persatuan setelah Musda selesai. Menurutnya, dinamika dalam sebuah kontestasi organisasi merupakan hal yang wajar, tetapi kepentingan membesarkan partai harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan pribadi.
“Harapan saya, Musda ini bisa merajut kembali persatuan dan semangat kita untuk memajukan Partai Golkar sebagai partai pemenang di Garut,” kata Aris.
Ia mengajak seluruh kader untuk tetap aktif berada di tengah masyarakat serta bersama-sama membangun kekuatan partai dari tingkat bawah.
Menurutnya, membesarkan Partai Golkar bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh kader yang memiliki komitmen terhadap keberlangsungan partai.
“Partai ini harus terus kita besarkan bersama. Kader harus tetap hadir di tengah masyarakat dan bekerja untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Dukungan SOKSI tersebut menambah warna dalam peta politik menjelang Musda Golkar Garut. Konsolidasi antarorganisasi dan kader diperkirakan akan terus berlangsung hingga agenda Musda digelar.
Bagi Partai Golkar Garut, Musda bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali soliditas internal, menyatukan berbagai kepentingan politik, serta menyusun strategi menghadapi agenda politik mendatang.
Dengan dukungan SOKSI kepada Aris Munandar, persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut pun diperkirakan semakin dinamis. Namun demikian, seluruh proses tersebut pada akhirnya akan bermuara pada satu agenda utama, yakni memastikan Partai Golkar tetap solid dan mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Garut.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi Nusaharianmedia









