Jelang Musda Golkar, Kader Muda Andre Lesmana Tegaskan: Kandidat Harus Jadi Cermin Integritas dan Keteladanan, Pemimpin Wajib Berprestasi dan Loyal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 19 Agustus 2026 — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Garut, dinamika internal partai mulai mengarah pada pembahasan mengenai kualitas dan kriteria calon pemimpin. Prinsip Prestasi, Dedikasi, Disiplin, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PD2LT) kembali menjadi sorotan dalam menentukan figur yang dinilai layak mendapatkan amanah kepemimpinan.

 

Kader muda Partai Golkar sekaligus Bendahara Satkar Ulama Kabupaten Garut, Andre Lesmana, menilai setiap kandidat yang akan maju dalam kontestasi kepemimpinan harus mampu menunjukkan integritas, rekam jejak, loyalitas serta keteladanan.

 

Menurut Andre, salah satu unsur dalam PD2LT, yakni “Tidak Tercela”, tidak semestinya dimaknai secara sempit hanya sebatas tidak pernah tersangkut perkara pidana. Lebih dari itu, unsur tersebut berkaitan erat dengan integritas, etika, moral, tanggung jawab, serta kemampuan seorang kader menjaga kehormatan organisasi.

 

«“Menurut saya, tidak tercela bukan hanya berarti tidak pernah dipidana. Seorang kader juga harus mampu menjaga nama baik partai, menaati aturan organisasi, menjaga amanah dan menunjukkan perilaku yang baik di tengah masyarakat,” ujar Andre Lesmana.»

 

Ia menjelaskan, integritas seorang kader dapat terlihat dari kesesuaian antara perkataan, sikap dan tindakan. Karena itu, kader yang memperoleh kepercayaan untuk menduduki posisi strategis di partai dituntut mampu memberikan keteladanan, baik di lingkungan internal maupun di tengah masyarakat.

 

Baca Juga :  PERADI dan Tantangan Modernisasi : Mengkokohkan Peran Advokat di Era Digital

Andre menegaskan, unsur “Tidak Tercela” juga tidak dapat dipisahkan dari empat unsur lain dalam PD2LT, yakni prestasi, dedikasi, disiplin dan loyalitas.

 

«“PD2LT itu satu kesatuan. Prestasi penting, dedikasi penting, disiplin dan loyalitas juga penting. Tetapi semuanya harus ditopang oleh integritas. Jangan sampai seseorang memiliki prestasi atau loyalitas yang tinggi, tetapi mengabaikan etika dan tanggung jawab,” katanya.»

 

Bukan Sekadar Persoalan Hukum

 

Lebih lanjut, Andre berpandangan bahwa penilaian terhadap unsur “Tidak Tercela” harus melihat berbagai aspek, mulai dari kepatuhan terhadap hukum dan aturan organisasi, kejujuran, tanggung jawab, hingga sikap seorang kader dalam menjaga citra Partai Golkar.

 

Menurutnya, seorang kader yang mendapatkan amanah kepemimpinan harus siap mempertanggungjawabkan setiap keputusan dan tindakannya.

 

«“Ketika seseorang membawa nama organisasi, maka sikap pribadinya juga akan menjadi perhatian publik. Karena itu, menjaga nama baik partai merupakan bagian dari tanggung jawab moral seorang kader,” tutur Andre.»

 

Di sisi lain, Andre mengingatkan agar istilah “Tidak Tercela” tidak digunakan sebagai instrumen untuk menyerang ataupun mendiskreditkan kader tertentu dalam dinamika internal menjelang Musda.

 

Ia menekankan bahwa setiap penilaian terhadap seorang kader harus didasarkan pada fakta, aturan organisasi dan mekanisme yang berlaku, bukan sekadar tuduhan, opini maupun persepsi.

 

«“Jangan sampai istilah tidak tercela justru menjadi alat untuk menjatuhkan sesama kader. Kalau memang ada persoalan, tentu harus dilihat berdasarkan fakta dan diselesaikan melalui mekanisme organisasi. Penilaiannya harus objektif dan adil,” tegasnya.»

Baca Juga :  Pinjam Motor Berujung Penggelapan, Polres Garut Berhasil Amankan Pelaku

 

Integritas Menjadi Modal Kepemimpinan

 

Andre menilai semakin besar amanah yang diberikan kepada seorang kader, semakin besar pula tuntutan terhadap integritas dan keteladanannya.

 

Menurutnya, kepemimpinan politik tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan membangun jaringan maupun besarnya dukungan. Seorang pemimpin juga harus memiliki karakter yang mampu menjaga kepercayaan anggota, organisasi dan masyarakat.

 

«“Pemimpin bukan hanya tentang siapa yang paling banyak mendapatkan dukungan, tetapi juga siapa yang mampu menjaga amanah. Integritas harus menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas seorang pemimpin,” ungkapnya.»

 

Ia berharap proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di Partai Golkar dapat terus mengedepankan prinsip PD2LT secara konsisten.

 

Dengan penerapan prinsip tersebut, Musda diharapkan tidak sekadar menghasilkan figur yang kuat secara politik dan organisasi, tetapi juga melahirkan pemimpin yang memiliki rekam jejak, tanggung jawab moral, loyalitas serta mampu menjadi teladan.

 

«“Saya berharap PD2LT benar-benar menjadi pedoman dalam kaderisasi. Jangan hanya menjadi istilah yang muncul ketika ada momentum pergantian kepemimpinan. Kalau diterapkan secara konsisten, ini akan memperkuat Partai Golkar dan melahirkan kader-kader yang berkualitas,” pungkas Andre Lesmana.»

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Ribuan Warga Siap Kepung DPRD dan Kantor Bupati Garut, GEMA BSP Desak Pemerintah Segera Berbenah
Cegah Perkawinan Anak, DPPKBPPA Kabupaten Garut Dorong Kepatuhan Mekanisme Dispensasi Kawin
Program BSPS 2026 Jadi Harapan Warga Desa Cisitu, Rumah Layak Huni Akhirnya Terwujud
Terpilih Jadi Ketua Umum PPRG Garut, Eldy Supardi Siap Wujudkan Organisasi Solid, Profesional dan Berdaya Saing
Rp9,7 Miliar Anggaran 1 Desa 1 Sarjana Disorot! ABAM Pertanyakan Rp4,4 Miliar yang Masih Misterius
SOKSI Garut Resmi Dukung Aris Munandar di Musda Golkar, Peta Persaingan Kian Dinamis
Kebijakan Tanpa Matang Kajian, Jalan Pasar Baru Ditutup Permanen, Penataan PKL Dinilai Ancam Ekonomi Perdagangan Rakyat akibat Akses Terbatas
Keterasingan Relawan dan Logika Kekuasaan: Dari Tragedi Pengging hingga Peta Politik Indonesia
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Warga Siap Kepung DPRD dan Kantor Bupati Garut, GEMA BSP Desak Pemerintah Segera Berbenah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Cegah Perkawinan Anak, DPPKBPPA Kabupaten Garut Dorong Kepatuhan Mekanisme Dispensasi Kawin

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Program BSPS 2026 Jadi Harapan Warga Desa Cisitu, Rumah Layak Huni Akhirnya Terwujud

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Jelang Musda Golkar, Kader Muda Andre Lesmana Tegaskan: Kandidat Harus Jadi Cermin Integritas dan Keteladanan, Pemimpin Wajib Berprestasi dan Loyal

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Terpilih Jadi Ketua Umum PPRG Garut, Eldy Supardi Siap Wujudkan Organisasi Solid, Profesional dan Berdaya Saing

Berita Terbaru