Panti Asuhan Harapawan Muhammadiyah Butuh Bantuan untuk Renovasi, Kondisi BangunanMemprihatinkan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Ketua Panitia Renovasi Panti Asuhan Harapawan Muhammadiyah Lio, Asep Rahmat, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi panti yang semakin memburuk.

Bangunan yang telah berdiri sejak 1954 ini mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap, plafon, dan rangka bangunan yang mulai rapuh.

“Panti ini bukan sekadar tempat tinggal bagi anak-anak yatim dan piatu, tetapi juga memiliki nilai sejarah dalam perkembangan Islam dan gerakan sosial di Garut. Bahkan, Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, pernah belajar tentang Kemuhammadiyahan di sini,” ungkap Asep Rahmat. Jum’at, (08/03/2025).

Akibat kondisi bangunan yang tidak layak huni, sekitar 25 anak panti terpaksa dipindahkan ke ruangan dekat dapur. Panitia memperkirakan biaya renovasi mencapai Rp1,8 miliar dan berharap uluran tangan para dermawan untuk mewujudkan tempat tinggal yang lebih layak bagi anak-anak panti.

“Bagi siapa saja yang ingin berbagi rezeki, bisa langsung menghubungi panitia atau datang ke lokasi di Lio, Garut Kota,” tambahnya.

Dukungan masyarakat sangat diharapkan agar Panti Asuhan Harapawan Muhammadiyah dapat kembali menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi anak-anak yatim dan piatu. (Eldy)

Baca Juga :  Tedi Sutardi: Jangan Tunggu Bumi Murka, Saatnya Warga Bangkit Menjaga Lingkungan

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru