FGD Bappeda Kota Sukabumi : Ini Sebagai Strategi Penyelarasan Pembangunan di Tahun 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, Nusaharianmedia.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka mematangkan perencanaan pembangunan tahun 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan program pembangunan daerah selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menegaskan bahwa FGD ini menjadi langkah strategis sebelum pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota. Ia menyebut bahwa tahapan perencanaan telah dimulai dari Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan, yang kemudian dirumuskan menjadi prioritas pembangunan daerah.

“FGD ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan tahun 2026. Setelah melalui Musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan, kita perlu menyelaraskan program-program unggulan daerah dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat,” ujar Kusmana pada Senin (10/02/2025).

Ia menambahkan bahwa target utama dalam perencanaan ini adalah memastikan pembangunan berjalan harmonis sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta visi dan misi kepala daerah terpilih. Selain itu, program strategis nasional seperti Asta Cita juga menjadi bagian dari sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah.

“Perencanaan pembangunan harus mampu mengakomodasi janji politik kepala daerah terpilih, namun tetap dalam koridor kebijakan daerah yang lebih luas. Dengan begitu, pembangunan Kota Sukabumi pada 2026 dapat berjalan optimal dan sesuai dengan arah pembangunan nasional maupun provinsi,” jelasnya.

Dengan adanya FGD ini, diharapkan perencanaan pembangunan Kota Sukabumi menjadi lebih komprehensif dan terarah, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan serta kebutuhan masyarakat secara efektif. (Aris)

Baca Juga :  Evaluasi Pembuangan Sampah dari Bandung Ke Garut, Ketua PERADI DPC Kabupaten Garut Soroti Dugaan Pungli, Kadis LH Berikan Klarifikasi

Berita Terkait

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi
Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya
Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial
“Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi, dan Kontribusi Sosial”
KNPI Garut Dorong Revitalisasi Hutan Kota Kerkop, Siapkan Program Lingkungan di 42 Kecamatan
Silaturahmi MW KAHMI Jawa Barat, MD KAHMI Garut Nyatakan Dukungan ke Suprih Rozikin, SH., MH
Aksi Sosial Warnai Harlah KNPI ke-53, Agil Syahrizal: Kolaborasi Wujud Nyata Pemuda Peduli dan Berdampak
Presidium RRG: Menjamurnya Warung Tramadol Jadi Bukti Nyata Pemkab Dinilai Abai Lindungi Generasi Muda Garut
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:52 WIB

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:41 WIB

Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:38 WIB

Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:23 WIB

“Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi, dan Kontribusi Sosial”

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:49 WIB

KNPI Garut Dorong Revitalisasi Hutan Kota Kerkop, Siapkan Program Lingkungan di 42 Kecamatan

Berita Terbaru