Security Kesbangpol Garut Pertanyakan Kenaikan Zakat Fitrah, Mereka Pertanyakan Dasar Kebijakan Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garut,Nusaharianmedia.com – Kenaikan zakat fitrah sebesar 2,7 persen tahun ini menimbulkan pertanyaan di kalangan petugas keamanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Garut. Mereka mempertanyakan dasar kebijakan tersebut serta sejauh mana transparansi dalam proses sosialisasinya.

Salah seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kenaikan ini terkesan mendadak dan kurang mendapat penjelasan yang memadai.

Baca Juga :  Manuarar Sirait Resmikan Pembangunan Perumahan Bersubsidi untuk Polri dan PNS Polri

“Kami hanya ingin tahu alasan pastinya dan apakah kenaikan ini telah diperhitungkan dengan matang,” ujarnya. Sabtu, (29/03/2025).


Menanggapi hal itu, Pak Imin, seorang tokoh yang memahami kebijakan zakat di Garut, menjelaskan bahwa penyesuaian ini berdasarkan fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Kenaikan 2,7 persen dihitung berdasarkan harga beras dan bahan pangan di pasaran. Kami memahami adanya pertanyaan dari masyarakat, tetapi kebijakan ini sudah disesuaikan dengan standar yang berlaku,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan klarifikasi bagi yang masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut. “Silakan dikomunikasikan jika ada pertanyaan lebih lanjut. Kami terbuka untuk berdiskusi,” tambahnya.

Saat ini, security Kesbangpol masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai kebijakan kenaikan zakat fitrah tersebut. (DIX)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru