“Filosofi di Balik Seragam Satpam: Deki Marzuki, Penjaga Kesbangpol yang Menjaga Nilai Hidup”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Di tengah rutinitas yang padat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, sosok bersahaja bernama Deki Marzuki mencuri perhatian bukan karena atribut kekuasaan, melainkan karena kedalaman kata-katanya yang menggetarkan nurani.

“Roda dunia pasti berputar. Jadi apa yang harus kita bangga-banggakan dan kita sombongkan?” ucap Deki ketika dijumpai di halaman kantor tempat ia bertugas sebagai petugas keamanan, Senin (07/04/2025).

Ungkapan itu bukan basa-basi, tapi refleksi dari perjalanan panjang yang ia tapaki. Dari lembah kehidupan hingga titik stabil yang ia jalani kini, Deki belajar bahwa kesombongan tak punya tempat dalam hidup yang serba tak pasti.

“Orang bisa saja berada di atas hari ini, tapi siapa yang bisa jamin besok? Jabatan, posisi, kekayaan, semuanya hanya titipan. Jangan dijadikan alasan untuk merasa lebih dari orang lain,” lanjutnya dengan tenang namun mengena.

Lewat kalimat-kalimat yang sederhana namun penuh makna, Deki mengajak kita merenung: tentang pentingnya rendah hati, menghormati sesama, dan menyadari kefanaan dunia. Tak heran jika publik dunia maya menjulukinya “penjaga pintu dengan filosofi tinggi”.

Deki Marzuki mungkin bukan tokoh populer, tapi pesan-pesan bijaknya jadi penanda bahwa inspirasi sejati bisa muncul dari tempat yang tak disangka, bahkan dari balik pos satpam yang setiap hari kita lewati. (DIX)

Baca Juga :  Wawan Gunawan Tegaskan Komitmen Integritas dan Profesionalisme dalam Pemerintahan Desa Sukabakti

Berita Terkait

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi
Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya
Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial
“Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi, dan Kontribusi Sosial”
KNPI Garut Dorong Revitalisasi Hutan Kota Kerkop, Siapkan Program Lingkungan di 42 Kecamatan
Silaturahmi MW KAHMI Jawa Barat, MD KAHMI Garut Nyatakan Dukungan ke Suprih Rozikin, SH., MH
Aksi Sosial Warnai Harlah KNPI ke-53, Agil Syahrizal: Kolaborasi Wujud Nyata Pemuda Peduli dan Berdampak
Presidium RRG: Menjamurnya Warung Tramadol Jadi Bukti Nyata Pemkab Dinilai Abai Lindungi Generasi Muda Garut
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:52 WIB

PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut: Jangan Biarkan Tramadol Merusak Generasi Muda, Aparat Harus Bertindak Tanpa Kompromi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:41 WIB

Tak Ada Kompromi! DPD BARKIN Desak Pemkab Garut Tindak Tegas Peredaran Tramadol dan Usut Tuntas Dugaan Pelindung di Baliknya

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:38 WIB

Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:23 WIB

“Anniversary ke-33 XTC Indonesia Garut Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi, dan Kontribusi Sosial”

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:49 WIB

KNPI Garut Dorong Revitalisasi Hutan Kota Kerkop, Siapkan Program Lingkungan di 42 Kecamatan

Berita Terbaru