Bang Radja, Pengusaha UMKM dari Pesisir Barat Siap Gebrak Dunia Digital Lewat Acara Launching RAN7 di Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Transformasi digital dalam dunia usaha semakin hari menjadi kebutuhan mutlak, terutama bagi pelaku Usaha pakan ternak dan Bebek Hibryda. Salah satu sosok yang terus mendorong adaptasi tersebut adalah Andri Ernawan, atau yang akrab disapa Bang Radja.

Dia adalah seorang pengusaha UMKM pakan dan peternakan yang kini aktif menjajaki potensi pasar digital, sekaligus membangun koneksi melalui media sosial dan berbagai aplikasi daring.

Bang Radja dijadwalkan hadir sebagai salah satu tamu undangan dalam acara Launching RAN7, sebuah gerakan edukatif dan kolaboratif yang akan diselenggarakan di Kabupaten Garut pada Sabtu, 26 April 2025 mendatang. Acara ini mengusung konsep silaturahmi akbar sekaligus pelatihan non-formal bertajuk “edukasi mencari cuan lewat TikTok” yang menjadi simbol pergeseran pola usaha masyarakat ke arah yang lebih digital dan adaptif.

“Ini adalah harapan baru, era baru. Kita sebagai pelaku usaha harus siap menyambutnya,” ungkap Bang Radja saat dikonfirmasi. Jum’at, (18/04/2025).

Menurutnya, dunia digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan penting untuk memperluas pasar dan membangun branding produk secara lebih efektif.

Selama ini, Bang Radja dikenal sebagai pengusaha budidaya ikan air tawar yang telah digelutinya selama tujuh tahun terakhir. Tak hanya berhenti di usaha, ia juga dikenal sebagai Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pesisir Barat yang berada di bawah naungan Kementerian Desa.

Peran gandanya di bidang usaha dan pemberdayaan masyarakat membuatnya memiliki sudut pandang luas dalam melihat potensi pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Melalui acara RAN7, Bang Raja berharap akan terbentuk sinergi positif antara pelaku UMKM, masyarakat umum, dan para penggiat digital. Ia juga menekankan pentingnya momen-momen seperti ini untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun jaringan usaha yang sehat dan kuat.

“UMKM itu bukan hanya soal jualan, tapi juga soal hubungan, jaringan, dan adaptasi zaman. Kalau kita bisa melihat peluang di dunia digital, maka pintu-pintu kesuksesan itu akan terbuka lebih lebar,” tambahnya.

RAN7: Gerakan Awal Membangun Ekosistem Digital Mandiri

Launching RAN7 diposisikan sebagai gerakan awal untuk memantik kesadaran dan peran aktif masyarakat serta pelaku UMKM terhadap dunia digital.

Nama “RAN7” sendiri diambil dari filosofi langkah strategis menuju kemandirian, dengan semangat kolaborasi antara pelaku usaha, kreator konten, dan komunitas digital.

Garut sebagai tuan rumah launching RAN7 dipilih bukan tanpa alasan. Kabupaten ini memiliki potensi besar dalam dunia kreatif dan UMKM yang saat ini sedang menggeliat.

Keikutsertaan tokoh-tokoh seperti Bang Raja pun menjadi penyemangat tersendiri, terlebih dengan pengalaman dan kiprahnya dalam membangun usaha dari nol serta melakukan pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Menatap Masa Depan UMKM Digital

Dengan hadirnya tokoh inspiratif seperti Bang Radja dalam acara ini, RAN7 diharapkan bukan hanya menjadi seremoni peluncuran, tapi juga titik tolak untuk perubahan besar.

Pelaku usaha di daerah didorong untuk lebih melek digital, berani memasarkan produk secara online, dan memanfaatkan platform seperti TikTok, Instagram, hingga marketplace untuk mengembangkan usahanya.

“Kalau dulu kita berpikir usaha itu soal punya toko atau tempat strategis, sekarang tempat terbaik itu bisa saja di layar smartphone kita masing-masing,” tutup Bang Raja. (DIX)

Baca Juga :  Konferensi pers di Mapolres Garut: Terungkap Fakta Mengejutkan di Balik Aksi Bejat Dokter MSY

Berita Terkait

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:11 WIB

ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Berita Terbaru