Garut Bergerak Bersama Perangi Narkoba: SK Desa Bersinar 2025 Resmi Diserahkan, Nurrodin Tegaskan Butuh Gerakan Kolektif

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Langkah nyata memerangi bahaya narkoba terus diperkuat di Kabupaten Garut Jawa Barat. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Desa Tangguh Bersinar Tahun 2025 oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut kepada dua desa percontohan, yakni Desa Cikembulan Situ Asri dan Desa Sancang.

Sementara, acara yang penuh makna ini berlangsung di Pujasega Bale Tingtrim, Rabu (07/05/2025), dihadiri para pemangku kepentingan mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga lembaga terkait seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Kepala Bakesbangpol Garut, H. Nurodin, menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang masuk dalam kategori extraordinary crime (kejahatan luar biasa). Ia menekankan bahwa penanggulangan narkoba bukan hanya acara seremonial semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Upaya penanggulangan harus dilakukan secara menyeluruh, dari tingkat pusat hingga desa. Kita butuh tindakan korektif, bukan sekadar seremonial. Narkoba ini masalah serius, dampaknya menghancurkan masa depan bangsa, terutama generasi mudanya,” tegas Nurodin di hadapan peserta yang hadir.

Penyerahan SK Desa Tangguh Bersinar ini sekaligus menjadi penanda komitmen serius pemerintah daerah untuk mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Tidak hanya dua desa percontohan, tiga kecamatan – Kadungora, Cibalong, dan Karangpawitan – turut membentuk tim terpadu yang akan memperkuat strategi P4GN di wilayah masing-masing.

Menurut Nurodin, desa-desa perlu diberdayakan secara nyata, termasuk dalam pemanfaatan dana desa untuk mendukung berbagai kegiatan pencegahan narkoba.

Dikatakannya,meski diakui masih ada kendala administratif dalam penggunaan anggaran, ia yakin apabila ada kemauan politik dan komitmen kuat, desa bisa menjadi ujung tombak menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

“Kita jangan berpikir bahwa ini hanya tugas aparat atau BNN saja. Desa punya peran strategis sebagai garda terdepan. Dengan kekuatan kolektif, saya yakin kita bisa memutus mata rantai peredaran narkoba di tingkat akar rumput,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN Kabupaten Garut, Deni Yusdanial, juga memberikan penegasan penting. Menurutnya, isu narkoba adalah ancaman multidimensi yang tidak cukup ditangani dengan penindakan hukum saja. Harus ada pendekatan pencegahan (demand reduction) dan rehabilitasi, di samping penindakan (supply reduction).

“Kesadaran kolektif harus dibangun. P4GN adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya BNN atau polisi. Kalau kita ingin melindungi generasi muda, semua elemen.Mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, hingga aparat pemerintahan, harus terlibat aktif,” ujar Deni.

Ia juga menambahkan bahwa strategi yang efektif adalah yang melibatkan masyarakat secara langsung, bukan sekadar sosialisasi formalitas. Kampanye kreatif, edukasi di sekolah, hingga penguatan ketahanan keluarga menjadi kunci keberhasilan gerakan ini.

Dengan ditetapkannya dua desa percontohan, Pemerintah Kabupaten Garut berharap dapat mendorong lebih banyak desa dan kelurahan ikut bergabung dalam program Desa Tangguh Bersinar.

Sedangkan untuk targetnya, bukan hanya menciptakan wilayah bersih narkoba secara administratif, tetapi juga membangun ketahanan sosial yang kuat sehingga masyarakat memiliki daya tangkal terhadap berbagai bentuk ancaman peredaran gelap narkoba.

“Garut harus bersinar bukan hanya di atas kertas, tetapi bersih narkoba secara nyata, dari desa sampai kota. Inilah komitmen kami bersama,” pungkas Nurodin dengan penuh optimisme.

Acara penyerahan SK ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, pemaparan strategi, serta penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta perwakilan masyarakat desa.

Diharapkan langkah ini menjadi awal dari gerakan besar yang akan terus bergulir, membawa Garut menuju kabupaten yang tangguh dalam menghadapi ancaman narkoba. (Red)
Baca Juga :  Nunu Nugraha Desak Transparansi Konvensasi di Kawasan Industri Cibatu : Jangan Abaikan Hak Rakyat

Berita Terkait

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Camat Karangpawitan dan BPBD Gerak Cepat Respon Aduan Tinjau Situ Cidahu
“Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas
Warga Cidahu Dilanda Kekhawatiran, Amblesan Tanah dan Dugaan Kebocoran Situ Mengancam Permukiman Desak Pemkab Garut Bertindak Cepat
Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut
“On The Track” atau Sekadar Retorika? Aktivis Bongkar Klaim Investasi yang Dinilai Tak Sejahterakan Rakyat
Ingin Kerja ke Jepang? LPK Bogakabisa Siapkan Beasiswa Kaigo dan Pelatihan Skill Worker, Solusi Karier Internasional bagi Generasi Muda Garut
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dilaporkan Meninggal Dunia
Komitmen Program KB Berbuah Manis, DPPKBPPPA Garut Ukir Prestasi, Raih Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana 2026
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:48 WIB

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Camat Karangpawitan dan BPBD Gerak Cepat Respon Aduan Tinjau Situ Cidahu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21 WIB

“Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:31 WIB

Warga Cidahu Dilanda Kekhawatiran, Amblesan Tanah dan Dugaan Kebocoran Situ Mengancam Permukiman Desak Pemkab Garut Bertindak Cepat

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:52 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut

Senin, 2 Maret 2026 - 21:13 WIB

“On The Track” atau Sekadar Retorika? Aktivis Bongkar Klaim Investasi yang Dinilai Tak Sejahterakan Rakyat

Berita Terbaru