Camat Karangpawitan Pimpin Upacara Hari Santri 2025: “Santri Bukan Batasan, Tapi Pijakan untuk Mengabdi”

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kecamatan Karangpawitan menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat di Lapangan Nagrog, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan santri dari berbagai pondok pesantren, para guru, tokoh agama, organisasi keagamaan, anggota APDESI, serta unsur Forkopimcam Karangpawitan.

 

Camat Karangpawitan, Dr. H. Anas Aolia Malik, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara. Ia memimpin jalannya kegiatan dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. Dalam amanatnya, Camat Anas menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di wilayah Karangpawitan dan sekitarnya.

“Selamat Hari Santri Nasional 2025. Hari ini kita memperingati peran besar para santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengisi kemerdekaan dengan ilmu, iman, dan amal. Santri bukan hanya penjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga garda terdepan dalam membangun peradaban Indonesia,” ujarnya.

 

 

Lebih lanjut, Camat Anas menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga moral, persatuan, dan ketahanan bangsa di tengah tantangan zaman modern. Ia mengajak para santri untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan pahlawan terdahulu.

Baca Juga :  Wat Yanto : Perjuangan Tak Kenal Lelah, Dari Sopir Hingga Jualan Kopi

 

“Santri harus menjadi teladan dalam akhlak, disiplin, dan tanggung jawab. Jadilah generasi yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga berwawasan luas, siap bersaing, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.

 

 

Camat Anas juga menekankan bahwa nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan semangat kebangsaan yang tertanam di pesantren menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.

 

“Santri bukan hanya simbol keagamaan, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.

 

 

Ia berharap momentum Hari Santri tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam membangun daerah.

 

“Kami berharap santri di Karangpawitan dapat terus berkontribusi nyata, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Santri hari ini harus menjadi pelopor perubahan menuju Garut yang religius, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga :  Bikers Subuh Akbar Garut Rayakan Milad ke-7, Satukan Spirit Iman dan Ukhuwah di Masjid Jami’ Al-Abror

 

 

Sebagai penutup, Camat Karangpawitan berpesan agar para santri terus menjaga semangat belajar dan pengabdian.

 

“Teruslah menimba ilmu, jaga akhlak, dan amalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah santri yang mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan jati diri,” pungkasnya.

 

 

Upacara Hari Santri di Lapangan Nagrog juga dimeriahkan dengan penampilan paduan suara santri, pembacaan Ikrar Santri Indonesia, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi seluruh santri di tanah air.

 

Dengan mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, peringatan Hari Santri tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran santri sebagai kekuatan moral dan spiritual bangsa. (Hil)

Berita Terkait

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat
DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat
Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat
Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka
Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan
Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid
Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:24 WIB

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB

Berita Terbaru