Oknum Dinas Diduga Terlibat Lembaga Fiktif, Aktivis Desak Audit Pendidikan Garut Selatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 01/07/25 — Sebuah dugaan penyimpangan mencuat di Desa Mekarsari, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut. Sebuah PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif diduga tidak memiliki aktivitas belajar-mengajar maupun siswa aktif, namun tetap menerima anggaran pendidikan dari pemerintah.

Informasi ini beredar luas di kalangan masyarakat dan aktivis pendidikan di Garut Selatan, yang menyebut bahwa lembaga tersebut tidak pernah menjalankan proses pendidikan secara nyata di lapangan. Bahkan, sejumlah warga mengaku tidak mengetahui keberadaan siswa maupun kegiatan belajar di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Festival Tunas Bahasa Ibu 2025, 528 Peserta SD Meriahkan Ajang Pelestarian Bahasa Sunda di Garut

“Gedungnya seperti ada, tapi sepi. Kami tidak pernah lihat siswa, apalagi kegiatan belajar. Tapi tiap tahun kabarnya tetap dapat dana,” ujar salah satu tokoh masyarakat Mekarsari yang enggan disebut namanya.

 

Dugaan Keterlibatan Oknum Dinas Pendidikan Dan Dewan Pendidikan Mulai Mencuat Di Pembicaraan Kalangan Aktivis Di Garut

Sejumlah pihak menduga ada keterlibatan oknum di lingkup dinas pendidikan dan unsur dewan yang sengaja membiarkan atau bahkan mendukung keberadaan lembaga fiktif tersebut, demi kepentingan tertentu.

Baca Juga :  Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan

Aktivis dan masyarakat meminta inspektorat daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, dan Kemenag segera melakukan audit menyeluruh terhadap keberadaan dan aktivitas lembaga pendidikan nonformal maupun keagamaan di wilayah selatan Garut.

 

Audit faktual terhadap PKBM dan MTs yang menerima anggaran namun tidak aktif

Evaluasi dan transparansi data penerima BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) dan BOS

Penindakan tegas jika terbukti ada unsur korupsi, manipulasi data, atau lembaga fiktif

Berita Terkait

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Kepala Sekolah Definitif Minim, Disdik Garut Didesak Bertindak: Transparansi Mekanisme Seleksi dan Peran Pengawas Dipertanyakan
234SC Garut Bertransformasi Jadi Ormas, Okke M. Hadist: Siap Kawal Pemerintahan dan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat
Lebakagung Juara Liga Desa Garut 2026 usai Menang Dramatis 3-2 atas Sukawargi, Camat Karangpawitan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan
Budaya Sunda Bagian dari Jati Diri, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian, Penggerak Ekonomi, dan Peningkatan Kesejahteraan Seniman
Konfercab III, Kalamullah Apandi Resmi Pimpin PA GMNI Garut, Targetkan Organisasi Solid, Melek Teknologi dan Aktif Advokasi Sosial
Bawa Gagasan Perubahan, Bung Kalam Siap Nahkodai PA GMNI Garut: Satukan Potensi Alumni, Wujudkan Organisasi Solid, Mandiri dan Adaptif
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Selasa, 15 September 2026 - 12:32 WIB

Kepala Sekolah Definitif Minim, Disdik Garut Didesak Bertindak: Transparansi Mekanisme Seleksi dan Peran Pengawas Dipertanyakan

Minggu, 13 September 2026 - 19:20 WIB

234SC Garut Bertransformasi Jadi Ormas, Okke M. Hadist: Siap Kawal Pemerintahan dan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 21:39 WIB

Lebakagung Juara Liga Desa Garut 2026 usai Menang Dramatis 3-2 atas Sukawargi, Camat Karangpawitan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan

Berita Terbaru