Ketua Tim Surveilans Dinkes Bogor : Virus HPV Terpantau di Jawa Barat, Disini Belum Ada Kasus Positif

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Nusaharianmedia.com – Virus Human Metapneumovirus (HMPV), yang sempat menjadi perhatian global, kini mulai terdeteksi di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat. Namun, Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Luki Gema Safari, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kasus positif di Kabupaten Bogor.

“Kami belum menerima laporan adanya kasus positif HMPV di wilayah Kabupaten Bogor,” tegas Luki saat diwawancarai Nusaharianmedia.com diruang kerjanya. Rabu,(15/01/2025).

Luki menjelaskan bahwa virus HMPV lebih rentan menyerang bayi usia 0-1 tahun karena sistem imun mereka yang belum berkembang secara optimal. Untuk itu, Dinkes Kabupaten Bogor terus memperkuat program imunisasi rutin, meskipun vaksin khusus untuk virus HMPV masih dalam tahap pengembangan.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes telah mengeluarkan surat edaran kewaspadaan kepada fasilitas kesehatan serta mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. “Masyarakat diharapkan menggunakan masker di tempat umum, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala flu yang tak kunjung membaik,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa gejala HMPV serupa dengan flu biasa, seperti batuk, pilek, dan demam ringan, serta memiliki tingkat risiko kematian yang rendah. Namun, pencegahan dini dan edukasi tetap menjadi prioritas untuk mengurangi potensi penyebaran.

Dengan langkah pencegahan ini, Dinkes Kabupaten Bogor optimis masyarakat dapat terhindar dari ancaman virus HMPV. (Dani.M)

Baca Juga :  Tuntut Penegakan Hukum Tegas, LIBAS Desak Gakum Jabar Bertindak Atas Perusakan Hutan di Garut

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru