Apel Rutin Selasa Satpol PP Garut: Menyatukan Spiritual dan Disiplin dalam Tugas Penegakan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Rutinitas setiap Selasa pagi, halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut berubah menjadi arena pembinaan moral dan kedisiplinan. Di bawah komando H. Usep Basuki Eko, S.H., M.H., kegiatan apel rutin yang digelar bukan sekadar barisan formalitas, tetapi juga menjadi ruang penyegaran rohani dan refleksi etika kerja.

Diawali dengan lantunan Asmaul Husna dan doa bersama, suasana apel terasa khidmat. Dzikir tersebut bukan hanya pelengkap seremoni, melainkan upaya nyata Satpol PP Garut dalam memperkuat sisi spiritual para anggotanya.

“Ini bukan rutinitas biasa. Kami ingin setiap anggota memulai tugas dengan hati yang bersih dan niat yang lurus,” ujar Usep Basuki Eko usai memimpin apel, Selasa (08/07/2025).

Menurutnya, pendekatan spiritual menjadi fondasi penting dalam membentuk personel yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki karakter dan empati dalam setiap tindakan.

Disiplin Tanpa Kekerasan: Hukuman Ringan sebagai Edukasi

Selain aspek rohani, apel Selasa juga menjadi ruang untuk penguatan kedisiplinan. Pelanggaran ringan dari personel ditindak secara edukatif, bukan represif.

Sementara untuk Penegakkan disiplin bagi anggota yang melanggar, bentuknya bisa berupa teguran lisan, tugas tambahan, atau pembinaan langsung oleh atasan.

“Tujuannya bukan menghukum, tapi membenahi. Kita ingin semua anggota paham bahwa setiap tindakan punya konsekuensi,” terang Usep.

Langkah ini, tambahnya, menjadi bagian dari proses membangun institusi yang dipercaya publik. Kedisiplinan internal adalah pondasi utama sebelum menegakkan aturan di tengah masyarakat.

Satpol PP yang Humanis, Tegas, dan Profesional

Pembinaan yang dilakukan tak berhenti pada aspek batin dan kedisiplinan. Satpol PP Garut juga menanamkan nilai-nilai humanisme dalam setiap aksi penegakan.

Mulai dari menertibkan baliho ilegal hingga menjaga ketertiban umum, seluruh kegiatan dilakukan dengan menjunjung tinggi etika dan rasa empati terhadap masyarakat.

“Satpol PP bukan untuk menakuti, tapi hadir sebagai pelindung dan pengayom. Ketegasan itu penting, tapi harus dibarengi dengan kepekaan sosial,” kata Usep.

Warga Apresiasi Langkah Humanis Satpol PP

Masyarakat pun memberikan apresiasi terhadap pendekatan yang dilakukan. Banyak yang menilai, pembinaan spiritual dan sikap humanis menjadi pembeda positif Satpol PP Garut dibanding institusi lain.

“Jarang ada instansi yang memulai hari dengan dzikir dan doa. Ini luar biasa. Semoga mereka tetap istiqomah,” ungkap Dedi, warga Garut Kota.

Komitmen Pembinaan Berkelanjutan

Kasatpol PP Garut menegaskan bahwa pembinaan terpadu ini akan terus berlanjut. Apel Selasa akan dijadikan sarana strategis dalam membentuk personel yang berintegritas, bersih, dan dekat dengan rakyat.

“Kalau hati sudah baik, maka tindakan akan ikut baik. Kita ingin semua anggota bekerja tidak hanya dengan otot, tapi juga dengan hati,” tutup Usep Basuki Eko. (DIX)
Baca Juga :  Polsek Samarang Cek TKP Bencana Alam Akibat Hujan Deras,Satu Rumah Warga Roboh di Desa Cintaasih

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru