Diduga Kebijakan Publik Gagal Berdaya, Oknum “Berkepala Besar” Kebal Hukum?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Ketua Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (Libas), Tedi Sutardi, menyoroti lemahnya kebijakan publik di Garut yang seakan tak berdaya menghadapi dugaan pelanggaran hukum oleh oknum-oknum tertentu. Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa adanya “kepala besar” dalam sistem membuat penegakan hukum berjalan timpang.

“Ketika kebijakan publik tidak mampu menindak tegas pelanggaran yang jelas-jelas bertentangan dengan aturan, ini menandakan ada sesuatu yang tidak beres. Indikasi adanya oknum berkepala besar yang kebal hukum semakin kuat,” ujar Tedi. Selasa,(25/03/2025).

Ia menegaskan bahwa hukum seharusnya tidak hanya tajam ke bawah, tetapi juga ke atas. Jika kebijakan publik gagal ditegakkan, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk potensi bencana sosial maupun lingkungan akibat pembiaran terhadap pelanggaran aturan.

“Kita tidak bisa diam. Jika memang ada oknum yang merasa kebal, harus ada keberanian dari pihak berwenang untuk menindak. Jangan sampai hukum hanya tajam untuk rakyat kecil,” tambahnya.

Tedi Sutardi juga mengingatkan bahwa ketidakmampuan pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan publik secara efektif bisa memperburuk situasi dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Garut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai pernyataan Tedi Sutardi. Namun, publik menunggu langkah konkret dari aparat untuk menegakkan aturan secara adil tanpa pandang bulu. (Red)

Baca Juga :  Musda KNPI Garut Semakin Dekat, Perebutan Kursi Ketua Mulai Menghangat

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru