Eldy Supriadi Ajak Musisi Garut Dukung Sukatani : Kebebasan Berkarya Tak Boleh Dibungkam

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Band punk asal Purbalingga, Sukatani, tengah menjadi perbincangan setelah lagu mereka, Bayar Bayar Bayar, viral karena mengkritik praktik pungutan liar oleh oknum kepolisian.

Namun, setelah mendapat tekanan, band ini meminta maaf dan menarik lagu tersebut dari platform digital, menegaskan bahwa kritik mereka hanya ditujukan kepada oknum, bukan institusi kepolisian secara keseluruhan.

Menanggapi hal ini, Eldy Supriadi, seorang pegiat musik di Garut yang juga memiliki band sendiri, menyuarakan solidaritasnya. Ia mengajak musisi di Garut untuk mendukung Sukatani dan menolak segala bentuk pembungkaman dalam berkarya. Menurutnya, kritik sosial melalui musik adalah bagian dari kebebasan berekspresi yang dijamin oleh hak asasi manusia.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons polemik ini dengan menawarkan Sukatani menjadi duta Polri dalam reformasi internal kepolisian. Sikap ini menunjukkan bahwa Polri terbuka terhadap kritik dan berupaya memperbaiki citranya.

Fenomena ini menggambarkan dinamika kebebasan berekspresi di Indonesia. Meski kritik sering kali menghadapi tantangan, respons dari berbagai pihak membuka ruang bagi dialog dan perubahan, baik bagi seniman maupun institusi yang dikritik. (AGS)

Baca Juga :  Kapolsek Caringin Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Pelajar dalam Kegiatan"Jum'at Curhat" di SMA IT Caringin

Berita Terkait

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Market Garut City Masuk Ranah Hukum, FMJK Laporkan PUPR Garut ke Kejaksaan, Perencanaan hingga Pelaksanaan Dipertanyakan
Tiang PLN di Tanah Warga, Pemindahan Diminta Rp5 Juta: LIBAS Desak PLN Tunjukkan Legalitas dan Dasar Tarif
Kepala Sekolah Definitif Minim, Disdik Garut Didesak Bertindak: Transparansi Mekanisme Seleksi dan Peran Pengawas Dipertanyakan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Jumat, 18 September 2026 - 20:25 WIB

Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink

Jumat, 18 September 2026 - 14:46 WIB

Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus

Jumat, 18 September 2026 - 14:32 WIB

Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang

Berita Terbaru