Nusaharianmedia.com 23 Juli 2026 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-53 di Gedung Pemuda Kabupaten Garut dengan penuh semangat kebersamaan. Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun generasi muda yang produktif, inovatif, serta berdaya saing.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0611/Garut, Kapolres Garut, Kejaksaan Negeri Garut, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), organisasi kepemudaan (OKP), pengurus KNPI dari 42 kecamatan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen kepemudaan di Kabupaten Garut.
Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pemuda merupakan aset strategis yang akan menentukan masa depan pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Garut terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda agar mampu mengembangkan potensi, meningkatkan kapasitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Menurutnya, KNPI memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina, memberdayakan, dan menggerakkan potensi pemuda melalui berbagai program yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Bupati juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang digagas KNPI Kabupaten Garut dalam rangkaian Harlah ke-53, mulai dari santunan kepada anak yatim piatu hingga aksi kepedulian terhadap lingkungan. Ia berharap semangat pengabdian tersebut terus tumbuh dan menjadi budaya organisasi kepemudaan di Kabupaten Garut.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, mengatakan peringatan Harlah ke-53 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum memperkuat komitmen organisasi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita melihat Bupati Garut, Kapolres, Dandim, para kepala SKPD, organisasi vertikal, OKP hingga seluruh pengurus PK hadir bersama. Ini membuktikan bahwa upaya memajukan pemuda di Kabupaten Garut bukan hanya menjadi tanggung jawab KNPI semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Agil.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi kepemudaan yang bernaung di KNPI, para pengurus DPD KNPI, pengurus kecamatan, serta seluruh pihak yang selama ini terus mendukung gerakan kepemudaan di Kabupaten Garut.
Menurut Agil, memasuki usia ke-53, KNPI harus semakin matang dalam menjalankan perannya sebagai rumah besar bagi seluruh pemuda Garut.
“Kami berkomitmen akan terus bersama Pemerintah Kabupaten Garut untuk menjadikan pemuda lebih produktif. Karena pembangunan tidak hanya sebatas infrastruktur, tetapi juga bagaimana membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi agar menjadi peluang pembangunan, bukan sebaliknya.
“Bagaimana hari ini kita menghadapi bonus demografi. Apakah akan menjadi bonus atau justru menjadi bencana, itu bergantung pada bagaimana kita bersama-sama membina dan memberdayakan pemuda. KNPI harus menjadi pionir sekaligus mitra strategis pemerintah dalam melahirkan pemuda yang produktif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, DPD KNPI Kabupaten Garut akan meluncurkan dua program unggulan, yakni KNPI Institute dan KNPI Impact. KNPI Institute akan menjadi wadah pengembangan kapasitas pemuda melalui pendidikan kepemimpinan, kewirausahaan, dan peningkatan kompetensi. Sementara KNPI Impact akan difokuskan pada penguatan gerakan sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Rangkaian Harlah ke-53 KNPI juga diisi dengan santunan kepada anak yatim piatu serta berbagai aksi sosial yang sebelumnya diawali dengan kegiatan bersih-bersih Hutan Kota Kerkhof sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, KNPI Garut mendorong pengembangan kawasan Gedung Pemuda dan Taman Lansia menjadi Taman Pemuda, sebagai ruang publik yang mampu mewadahi aktivitas olahraga, seni, kreativitas, kewirausahaan, hingga pengembangan komunitas generasi muda.
Di akhir sambutannya, Agil menegaskan bahwa KNPI harus benar-benar hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.
“DPD KNPI Kabupaten Garut berkomitmen. Jika KNPI tidak bisa memberikan ruang dan manfaat bagi pemuda maupun masyarakat Kabupaten Garut, maka lebih baik organisasi ini dibubarkan. Itu menjadi komitmen kami agar KNPI benar-benar hadir sebagai wadah perjuangan, pengabdian, dan pemberdayaan pemuda,” pungkasnya.
Peringatan Harlah ke-53 KNPI Kabupaten Garut diharapkan menjadi tonggak semakin kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut, Forkopimda, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan ekosistem kepemudaan yang sehat, produktif, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang siap membawa Garut menuju masa depan yang lebih maju.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia









