Ikon Wisata yang Terlupakan : Asa Baru untuk Renang Tapal Kuda di Cianjur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Nusaharianmedia.com – Di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terdapat sebuah destinasi wisata legendaris yang kini tinggal kenangan: Kolam Renang Tapal Kuda. Tempat yang dahulu dikenal karena desain unik menyerupai tapal kuda ini pernah menjadi tujuan favorit wisatawan dari berbagai penjuru.

Sayangnya, gemerlap kejayaan itu memudar seiring waktu. Kolam renang yang pernah menjadi tempat berkumpul keluarga kini dibiarkan terbengkalai, tertutup semak belukar dan menyisakan sisa-sisa kejayaan masa lalu.

Apandi (57), salah satu tokoh masyarakat setempat, mengenang masa emas kolam renang ini. “Dulu setiap akhir pekan selalu ramai. Tapal Kuda adalah simbol kebanggaan kami. Sayang sekali sekarang kondisinya seperti ini,” ujarnya kepada Nusaharianmedia.com, Selasa (14/01/2024).

Penutupan tempat ini, menurut Apandi, disebabkan oleh minimnya perawatan dan perhatian selama bertahun-tahun. “Fasilitas rusak, pengunjung berkurang, akhirnya ditutup begitu saja sekitar 20 tahun lalu,” katanya.

Namun, ia tetap optimis bahwa Tapal Kuda memiliki potensi besar untuk dihidupkan kembali. “Lokasinya strategis, dekat jalan utama. Jika ada perhatian serius dari pemerintah atau investor, tempat ini bisa bangkit lagi dan memberi dampak ekonomi bagi warga,” tambahnya penuh harap.

Tapal Kuda adalah saksi bisu dari masa kejayaan yang telah berlalu. Dengan komitmen dan pengelolaan yang baik, bukan mustahil tempat ini kembali menjadi ikon wisata andalan Cianjur. Bagi masyarakat, Tapal Kuda bukan sekadar kolam renang, melainkan simbol harapan yang tak pernah pudar. (Indah.S)

Baca Juga :  Terbesit Sebuah Kenangan Indah Masa Kecilku: Dulu Kampung Halaman yang Indah Nan Alami, Kini Hanya Tinggal Kenangan

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru