*Jeriken di Pundak, Harapan di Ujung Kemarau! Tangis SDN 1 Margamulya Menanti Uluran Tangan Pemerintah*

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Garut Selatan Di tengah semangat belajar yang seharusnya dipenuhi tawa dan cita-cita, pemandangan memilukan justru terjadi di SD Negeri 1 Margamulya, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Setiap hari, guru bersama para siswa terpaksa memanggul jeriken dan ember demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sekolah.

Bukan sekadar kegiatan sesaat, tetapi rutinitas yang harus mereka jalani selama musim kemarau melanda. Anak-anak yang semestinya fokus belajar kini harus menghabiskan tenaga mengangkut air agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.

Guru SDN 1 Margamulya, Heri Herdiana, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah menjadi perjuangan harian bagi seluruh warga sekolah.

“Setiap musim kemarau kami bersama anak-anak harus bergotong royong mengambil air untuk kebutuhan sekolah. Tanpa air, aktivitas belajar mengajar menjadi sangat terganggu,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Evakuasi Penemuan Mayat di Bungbulang

Air yang mereka angkut digunakan untuk kebutuhan paling mendasar, mulai dari mencuci tangan, membersihkan ruang kelas, hingga keperluan toilet. Ironisnya, di era pembangunan yang terus digaungkan, masih ada sekolah yang harus berjuang hanya untuk mendapatkan setetes air bersih.

Kondisi ini menjadi potret nyata bahwa akses terhadap air bersih masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Padahal, air merupakan kebutuhan pokok yang menentukan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas pendidikan anak-anak.

Melalui pemberitaan ini, keluarga besar SDN 1 Margamulya berharap ada perhatian nyata dari Pemerintah Kabupaten Garut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pendidikan, Kementerian PUPR, BPBD, PDAM, para dermawan, perusahaan melalui program CSR, hingga komunitas sosial agar dapat membantu penyediaan sarana air bersih, seperti pembangunan sumur bor, tandon air, jaringan perpipaan, maupun bantuan air bersih secara berkala.

Baca Juga :  Indonesia Darurat Premanisme, Pemerintah Didesak Segera Sahkan UU Khusus

Jangan biarkan anak-anak Garut memikul jeriken setiap hari hanya untuk bisa belajar dengan layak. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari terpenuhinya kebutuhan dasar, dan air bersih adalah hak setiap anak Indonesia.

Semoga suara kecil dari pelosok Cisompet ini mampu mengetuk hati para pemangku kebijakan dan para donatur. Karena bagi mereka, setetes air hari ini adalah harapan besar untuk masa depan.

Berita Terkait

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat
DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat
Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat
Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka
Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan
Beri Jalan pada Putri Karlina! Mengapa Mundurnya Syakur Amin dari Kursi Bupati Adalah Berkah bagi Garut dan Golkar
Fraksi Gerindra Walk Out, Penandatanganan Kesepakatan APBD 2026 dan KUA-PPAS 2027
Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:24 WIB

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan

Berita Terbaru