Kejayaan Sifatnya Sementara : Cobalah Ambil Hikmah dari Daun yang Gugur

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Opini Nusaharianmedia.com – Kesuksesan sering kali menjadi ujian bagi seseorang. Di puncak kejayaan, tak sedikit yang merasa lebih unggul dari orang lain, kehilangan empati, bahkan menganggap keluhan sebagai kelemahan. Sikap ini menunjukkan betapa mudahnya seseorang lupa bahwa hidup dan roda dunia pasti akan berputar.

Seperti daun yang hijau dan segar di musimnya, pada waktunya ia akan mengering dan jatuh ke tanah. Kejayaan bukanlah sesuatu yang abadi, melainkan titipan yang seharusnya dijaga dengan sikap rendah hati.

Sikap rendah hati bukan sekadar tanda kebijaksanaan, tetapi juga jembatan agar seseorang tetap dihormati meski masa kejayaannya berlalu. Sejarah telah membuktikan bahwa kesombongan sering kali membawa kejatuhan yang menyakitkan.

Mereka yang lupa daratan saat berada di atas, cepat atau lambat akan merasakan bagaimana rasanya kehilangan segalanya.

Sebaliknya, mereka yang tetap rendah hati dalam kesuksesan akan lebih dihargai dan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya. Dukungan dari orang-orang sekitar akan tetap mengalir, bahkan ketika kejayaan sudah tak lagi menggenggamnya.

Karena itu, siapa pun yang tengah berada di puncak, ingatlah bahwa tidak ada yang abadi. Seperti daun yang akhirnya gugur, kejayaan pun bisa memudar sewaktu-waktu.

Tetaplah membumi, karena itulah yang akan membuat seseorang tetap dihormati, bahkan ketika masa kejayaannya telah berlalu. (Penulis: Diki Kusdian)

Baca Juga :  Bangkit Bersama IPHI: Menjawab Lima Krisis Nasional Demi Masa Depan Indonesia

Berita Terkait

Penataan PKL Pasar Baru Garut, Ketua Bapemperda Dorong Penataan yang Tertib, Transparan, dan Berlandaskan Hukum
Pembangunan PKL Pasar Baru Dipertanyakan, Rawink Rantik Tantang Pemda Buka Payung Hukumnya
Aset Publik Dipakai Bisnis Provider, BPKAD Garut Akui Belum Ada Kontribusi Pemanfaatan Aset Daerah
Disnakertrans Garut Respons TKI Terlantar di Malaysia, Istri Menangis Menunggu Suami Pulang
Lebakagung Juara Liga Desa Garut 2026 usai Menang Dramatis 3-2 atas Sukawargi, Camat Karangpawitan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan
Raperda PKL Tengah Dibahas, Penataan Pasar Baru Sudah Berjalan, Rawink Rantik Pertanyakan Dasar Hukum dan Sinkronisasi Kebijakan Pemkab-DPRD
Budaya Sunda Bagian dari Jati Diri, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian, Penggerak Ekonomi, dan Peningkatan Kesejahteraan Seniman
Konfercab III, Kalamullah Apandi Resmi Pimpin PA GMNI Garut, Targetkan Organisasi Solid, Melek Teknologi dan Aktif Advokasi Sosial
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:31 WIB

Penataan PKL Pasar Baru Garut, Ketua Bapemperda Dorong Penataan yang Tertib, Transparan, dan Berlandaskan Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 15:55 WIB

Pembangunan PKL Pasar Baru Dipertanyakan, Rawink Rantik Tantang Pemda Buka Payung Hukumnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:20 WIB

Aset Publik Dipakai Bisnis Provider, BPKAD Garut Akui Belum Ada Kontribusi Pemanfaatan Aset Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 08:33 WIB

Disnakertrans Garut Respons TKI Terlantar di Malaysia, Istri Menangis Menunggu Suami Pulang

Selasa, 8 September 2026 - 21:39 WIB

Lebakagung Juara Liga Desa Garut 2026 usai Menang Dramatis 3-2 atas Sukawargi, Camat Karangpawitan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan

Berita Terbaru