Konsolidasi dan Komitmen Masyarakat Garut Selatan Menuju Pemekaran Kabupaten

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Januari 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Garut Selatan, Dr. HR. Gunawan Undang, M.Si., bersama sejumlah tokoh masyarakat yang tergabung dalam Dewan Presidium Konstitusi Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Garut Selatan, menggelar rapat konsolidasi teknis di Gedung Da’wah Kecamatan Pameungpeuk, Sabtu (18/01/2025) kemarin.

Dalam sambutannya, Dr. Gunawan menekankan pentingnya pemekaran Garut Selatan, khususnya dari sisi geopolitik dan geostrategis, terutama terkait pertahanan dan keamanan (Hankam). “Kendati isu Hankam kerap menjadi penghambat, berbagai kajian menunjukkan bahwa Garut Selatan telah sangat layak menjadi daerah otonomi baru,” ujarnya.

Perjuangan pemekaran yang telah berlangsung sejak 27 April 2005 ini terhambat oleh moratorium dari pemerintah pusat. Namun, di era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, harapan masyarakat untuk berdiri sebagai kabupaten mandiri semakin menguat. Langkah ini diyakini dapat mempercepat pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong pemerataan pembangunan.

Luas dan Rencana Wilayah CDOB Garut Selatan

Kabupaten Garut Selatan direncanakan mencakup 15 kecamatan dari total 42 kecamatan di Kabupaten Garut, dengan luas wilayah mencapai 1.804,67 km² atau sekitar 58,88% dari luas Kabupaten Garut. Wilayah tersebut meliputi kecamatan Banjarwangi, Singajaya, Mekarmukti, Cihurip, Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, Caringin, Cisewu, Bungbulang, Pakenjeng, Pendeuy, Pamulihan, Talegong, dan Cisompet.

Hasil Rapat Konsolidasi
Rapat yang dihadiri sekitar 300 orang, termasuk camat, kepala desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan organisasi masyarakat Garut Selatan, menghasilkan beberapa kesepakatan:

1. Agenda audiensi dengan pihak terkait.

2. Agenda aksi untuk mendukung percepatan pemekaran, melibatkan DPRD Garut, Forum Camat Garut Selatan, dan berbagai elemen masyarakat.

3. Dukungan logistik untuk aksi demonstrasi ke Jakarta, termasuk penggalangan dana dan transportasi dari fraksi-fraksi DPRD serta partai politik.

4. Koordinasi teknis lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk memperkuat langkah perjuangan.

Ketua Panitia Silaturahmi, Muslim Sidik Kodratulah, S.H., menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang hadir, termasuk para camat, kepala desa, MUI, dan tokoh masyarakat. Ia berharap langkah ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama mewujudkan Kabupaten Garut Selatan sebagai daerah otonomi baru di Jawa Barat. (T.Wirama)

Baca Juga :  KKN UNINUS Kelompok 21 Ikut Lestarikan Tradisional Hajat Lembur di Kampung Sukarius Cibunar

Berita Terkait

Ferry Nurdiansyah Kritik Keras KDM: “Jangan Hanya Himbauan, Kalau Berani Buat Perda!”
Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026
Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan
SPPG Pasirkiamis Diduga Lalai terhadap Standar Keselamatan, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Produksi
Aktivis Muda Aka Sudrajat Soroti Kualitas, Makanan” Kinerja Satgas BGN Banjarwangi Dipertanyakan
Yudha Puja Turnawan Kunjungi Korban Kebakaran di Cisurupan, Dorong Pemkab Garut Tanggap Segera Bangun Kembali Hunian
Perumda Tirta Intan Garut Pastikan Pelayanan Optimal Selama Libur Idul Fitri 1447 H
Nyaris Tabrak Polisi, Ambulans Ugal-ugalan Tanpa Pasien Dikejar dan Dihentikan di Malangbong
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:40 WIB

Ferry Nurdiansyah Kritik Keras KDM: “Jangan Hanya Himbauan, Kalau Berani Buat Perda!”

Rabu, 8 April 2026 - 16:53 WIB

Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026

Senin, 6 April 2026 - 22:09 WIB

Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 21:11 WIB

SPPG Pasirkiamis Diduga Lalai terhadap Standar Keselamatan, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Produksi

Senin, 6 April 2026 - 14:24 WIB

Aktivis Muda Aka Sudrajat Soroti Kualitas, Makanan” Kinerja Satgas BGN Banjarwangi Dipertanyakan

Berita Terbaru