LIBAS Gelar Aksi “Jum’at Menanam dan Bersih” di RTH Eks Rumah Makan Copong

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya konkret menjaga ruang publik yang bersih dan sehat, Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS) kembali menggelar aksi sosial bertajuk “Jum’at Menanam dan Bersih-Bersih” pada Jumat, 25 April 2025.

Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks Rumah Makan Copong, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Aksi tersebut melibatkan puluhan anggota LIBAS bersama sejumlah relawan lingkungan dan tokoh masyarakat setempat.

Mereka secara sukarela turun tangan membersihkan area RTH dari sampah plastik, rumput liar, serta melakukan penanaman pohon keras dan tanaman hias sebagai bagian dari program penghijauan dan revitalisasi ruang terbuka hijau.

Ketua LIBAS, Tedi Sutardi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang telah dijalankan oleh LIBAS dalam beberapa bulan terakhir.

Di sisi lain, dia menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat sipil dan pemerintah dalam menjaga dan merawat ruang-ruang publik yang tersedia.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk menanam pohon dan membersihkan sampah, tapi juga untuk mengedukasi masyarakat bahwa lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama. Ruang Terbuka Hijau seperti ini seharusnya menjadi ruang rekreasi yang nyaman, bukan tempat pembuangan sampah atau kawasan yang terbengkalai,” ungkap Tedi Sutardi di sela kegiatan.

Menurutnya, kawasan eks Rumah Makan Copong memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu RTH unggulan di Garut. Letaknya yang strategis dan luas lahannya menjadikan tempat ini ideal untuk dijadikan ruang publik, taman edukasi lingkungan, hingga arena komunitas kreatif.

“Kami mendorong agar pemerintah daerah bisa segera menata kawasan ini dengan serius. Tapi sebelum itu, masyarakat juga harus punya kesadaran untuk menjaga kebersihannya. Itulah sebabnya kami hadir lebih dulu untuk memberi contoh,” tambahnya.

Selain kegiatan bersih-bersih dan penanaman, para peserta juga melakukan edukasi singkat kepada warga yang melintas mengenai pentingnya memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Beberapa anak-anak muda juga turut diajak bergabung, sebagai bentuk penanaman nilai cinta lingkungan sejak dini.

Acara berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Meski cuaca cukup terik, tidak menyurutkan antusiasme para peserta untuk menuntaskan kegiatan hingga menjelang siang hari.

Beberapa jenis tanaman yang ditanam antara lain pohon ketapang kencana, pucuk merah, dan bunga kertas, yang dinilai cocok untuk mempercantik kawasan terbuka.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis tanaman kepada pengurus lingkungan setempat, sebagai penegasan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan aksi penghijauan tersebut.

LIBAS menegaskan bahwa program Jum’at Menanam dan Bersih-Bersih akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai titik rawan sampah dan kekurangan ruang hijau di Kabupaten Garut.

Melalui aksi ini, LIBAS berharap semangat cinta lingkungan bisa terus tumbuh di tengah masyarakat Garut, serta menjadi gerakan kolektif yang mampu mendorong kebijakan ramah lingkungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. (DIX)

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Garut Lakukan Razia Miras

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru